Korut Sebut Vaksin COVID-19 Bukan Obat Mujarab
Selasa, 04 Mei 2021 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Korut diharapkan menerima hampir dua juta dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca pada paruh pertama tahun ini, melalui program berbagi vaksin COVAX.
Tetapi bulan lalu Edwin Salvador, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Korut, mengatakan pengiriman ditunda karena kekurangan pasokan, mengutip aliansi GAVI, menurut media Korsel.
Baca juga: Waswas dengan Rudal Korut dan Iran, AS Anggarkan USD18 Miliar untuk Pencegat Rudal
Dalam komentarnya kepada Reuters, Salvador mengatakan Korut sedang menyelesaikan persyaratan teknis yang diperlukan untuk menerima vaksin, tetapi tidak merinci lebih lanjut.
Aliansi GAVI, yang memimpin COVAX dengan WHO, tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Tetapi bulan lalu Edwin Salvador, perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk Korut, mengatakan pengiriman ditunda karena kekurangan pasokan, mengutip aliansi GAVI, menurut media Korsel.
Baca juga: Waswas dengan Rudal Korut dan Iran, AS Anggarkan USD18 Miliar untuk Pencegat Rudal
Dalam komentarnya kepada Reuters, Salvador mengatakan Korut sedang menyelesaikan persyaratan teknis yang diperlukan untuk menerima vaksin, tetapi tidak merinci lebih lanjut.
Aliansi GAVI, yang memimpin COVAX dengan WHO, tidak segera menanggapi permintaan komentar.
(ian)
Lihat Juga :