Waswas dengan Rudal Korut dan Iran, AS Anggarkan USD18 Miliar untuk Pencegat Rudal

Rabu, 28 April 2021 - 17:23 WIB
loading...
Waswas dengan Rudal...
AS siapkan dana USD18 miliar untuk teknologi pencegat rudal guna menangkal masuknya rudal nuklir Korut dan Iran. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) berencana untuk menghabiskan dana hampir USD18 miliar untuk mengembangkan, memproduksi dan mendukung teknologi pencegat baru untuk menghentikan masuknya rudal nuklir dari Korea Utara (Korut) atau Iran . Ini adalah pengadaan sistem alat pertahanan utama pertama dari pemerintah Presiden Joe Biden.

Tim yang dipimpin oleh Lockheed Martin dan Northrop Grumman di antara mereka akan menerima dana sebanyak USD13,1 miliar dalam fase pengembangan Next Generation Interceptor, menurut angka yang baru dirilis. Persaingan keduanya akan mencapai puncaknya dalam proses seleksi 'pemenang-ambil-semua' setelah tinjauan desain kritis - kemungkinan pada tahun 2026 - yang mengarah ke pembangunan sebanyak 31 pencegat baru, termasuk 10 untuk pengujian.

Pencegat rudal ini dirancang untuk menghantam dan menghancurkan rudal yang masuk dari musuh seperti Korut atau Iran. Pencegat-pencegat itu akan dipasang pada rudal yang berbasis di Alaska. Masing-masing dari 31 pencegat diperkirakan menelan biaya sekitar USD498 juta.

Baca juga: Rusia Uji Sistem Rudal yang Dirancang untuk Ledakkan Rudal Luar Angkasa

Fase produksi diperkirakan menelan biaya USD2,3 miliar, dengan biaya dukungan jangka panjang sebesar USD2,3 miliar lagi, menurut perkiraan yang disiapkan oleh unit penilaian biaya independen Pentagon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Dibombardir AS, Asap...
Dibombardir AS, Asap Membubung di Pelabuhan Iran
Pecah! Momen PM Malaysia...
Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon
Rekomendasi
Celine Evangelista Akui...
Celine Evangelista Akui Sudah Menikah Lagi, Ini Alasannya Tak Umumkan ke Publik
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved