Ketahuan Berjudi Mahjong saat Lockdown Covid-19, Jaksa Jepang Mundur

Jum'at, 22 Mei 2020 - 10:44 WIB
loading...
Ketahuan Berjudi Mahjong...
Hiromu Kurokawa, 63, jaksa di Jepang yang mengundurkan diri setelah ketahuan bermain judi mahjong saat pemberlakuan lockdown Covid-19. Foto/NHK
A A A
TOKYO - Seorang jaksa penuntut utama di Jepang mengundurkan diri setelah ketahuan berjudi dengan tiga wartawan. Mereka melanggar aturan penguncian wilayah atau lockdown yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona baru ( Covid-19 ).

Jaksa bernama Hiromu Kurokawa, 63, mengumumkan penguduran dirinya pada Kamis.

Perdana Menteri Shinzo Abe telah melancarkan "pertempuran politik" yang panjang dan merusak atas upayanya untuk mempertahankan Kurokawa tetap menjabat. Kurokawa memang dikenal dekat dengan PM Abe.

Pihak yang membongkar skandal judi mahjong sang jaksa dengan tiga wartawan adalah majalah setempat beberapa bulan lalu. Dalam laporannya, majalah Jepang menyatakan Kurokawa tak hanya terindikasi melanggar undang-undang anti-perjudian, tapi juga melanggar aturan lockdown.

Menteri Kehakiman Masako Mori juga mengumumkan keputusan pengunduran diri Kurokawa setelah dia bertemu dengan PM Abe. Dia menggambarkan perilaku Kurokawa sebagai tindakan yang "sangat tidak pantas".

Dia mengatakan bahwa jaksa penuntut telah mengirimkan surat pengunduran diri dan pemerintah diharapkan menyetujui depature-nya pada hari Jumat (22/5/2020). (Baca: Covid-19 di AS: 1,6 Juta Kasus, 1.255 Meninggal dalam 24 Jam )

Pembatasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang diberlakukan di Jepang secara signifikan lebih longgar daripada penguncian yang terlihat di beberapa negara lain.

Para pejabat telah meminta masyarakat untuk menghindari acara dan pertemuan yang tidak penting, terutama di ruang terbatas.

Kabinet Abe telah membuat keputusan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Januari untuk menunda pengunduran diri Kurokawa, dengan para pakar berspekulasi bahwa perdana menteri berharap untuk mengangkatnya sebagai jaksa penuntut umum.

Langkah pemerintah memicu gelombang kritik, dengan klaim langkah itu mengikis kemerdekaan legal fraternity Jepang.

Menurut laporan AFP, hal itu juga memicu protes publik yang langka, termasuk dari kalangan artis dan selebriti, yang biasanya tetap diam tentang masalah politik di negara tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Berita Terkini
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved