Sekjen PBB Tegaskan Vaksin Covid-19 Harus Tersedia untuk Semua Orang

Minggu, 19 April 2020 - 17:39 WIB
loading...
Sekjen PBB Tegaskan...
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengatakan, setelah dibuat, vaksin Covid-19 harus diperlakukan sebagai barang publik global. Foto/Reuters
A A A
NEW YORK - Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengatakan, setelah dibuat, vaksin Covid-19 harus diperlakukan sebagai barang publik global. Ini berarti, vaksin itu dapat diakses oleh semua orang.

"Kami membutuhkan koalisi global untuk mengembangkan vaksin Covid-19, yang harus tersedia dan terjangkau bagi semua orang, di mana saja," kata Guterres dalam sebuah pernyataan di akun Twitternya.

"Vaksin itu harus dianggap sebagai barang publik global," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Minggu (19/4/2020).

Sementara itu, sebelumnya yayasan milik miliarder Bill Gates, Bill & Melinda Gates Foundation, menyerukan kerjasama global untuk menyiapkan vaksin Covid-19 bagi tujuh miliar orang. Yayasan tersebut menawarkan USD 150 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun untuk mengembangkan vaksin.

Tawaran itu diumumkan kepala eksekutif yayasan, Mark Suzman, pada Rabu waktu Washington. Menurutnya, ketika pengembangan dan uji vaksin Covid-19 yang aman akan memakan waktu 18 bulan, otoritas global dan bisnis perlu memulai sekarang dengan rencana untuk memproduksinya.

Suzman mengatakan, sebagian besar uang itu untuk mendukung pengembangan tes diagnostik Covid-19, perawatan terapi dan vaksin, dan untuk membuatnya tersedia secara global. Beberapa uang itu juga untuk membantu negara-negara termiskin di Asia Selatan dan Afrika Sub-Sahara, yang kekurangan pasokan, peralatan, dan infrastruktur untuk menghadapi epidemi baru.

Dia lalu mengatakan, sekitar 100 vaksin potensial sedang dikembangkan dan diuji oleh para ilmuwan di seluruh dunia. Menurutnya, banyak yang mungkin tampak penuh harapan pada tes awal yang kecil, tetapi sebagian besar akan gagal dalam uji coba yang lebih besar.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Israel dan Rusia Masuk...
Israel dan Rusia Masuk Blacklist PBB terkait Kekerasan Seksual dalam Konflik, Zionis Murka
PBB Hampir Kolaps, AS...
PBB Hampir Kolaps, AS Janji Segera Bayar Tunggakan Iuran Rp33,6 Triliun
Banyak Anggota Nunggak...
Banyak Anggota Nunggak Iuran, PBB Bisa Runtuh, Dewan Trump Justru Raih Rp17 Triliun Per Negara
Apa Sentimen Negatif...
Apa Sentimen Negatif tentang PBB Gaya Baru Versi Trump?
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Uni Eropa Tegaskan Senjata...
Uni Eropa Tegaskan Senjata Mereka untuk Ukraina Tidak Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved