Pria India Panggul Mayat Istrinya, Berjalan Kaki 2 Km ke Pemakaman

Minggu, 02 Mei 2021 - 00:01 WIB
loading...
Pria India Panggul Mayat...
Pria memanggul jasad istrinya yang meninggal akibat Covid-19 di India (kiri). Petugas melakukan kremasi korban Covid-19. Foto/SWNS/Getty/PA
A A A
NEW DELHI - Rekaman video menunjukkan seorang pria memanggul jasad istrinya bernama Nagalakshmi di pundaknya untuk menuju tempat pemakaman di India .

Nagalakshmi meninggal dunia karena Covid-19. Dia seorang pengemis yang meninggal di luar stasiun kereta di distrik Kamareddy, negara bagian Telengana, India.

Namun penduduk setempat takut tertular virus tersebut sehingga menolak membantu suaminya, Swami.

Baca juga: Australia Ancam Penjarakan Pelancong yang Datang dari India

Swami berhenti di tempat istrinya biasa mengemis. Petugas polisi di stasiun itu menyumbang untuk penguburannya lalu Swami membawa sendiri istrinya ke tempat pemakaman.

Baca juga: Cerita Penggali Kubur di India: Setahun Tidak Libur, Kerja Shift 24 Jam

Itu terjadi ketika jumlah kematian akibat Covid di India melonjak melewati 200.000 orang di tengah krisis kekurangan tempat tidur rumah sakit dan oksigen.

Baca juga: Tak Hanya di India, COVID-19 Juga Menggila di Brasil

Selama 24 jam terakhir, India mencatat rekor dunia 360.960 infeksi baru, sehingga total kasus di negara itu mencapai 18 juta.

Dengan fasilitas kesehatan yang kewalahan, sejumlah negara termasuk Inggris segera mengirimkan peralatan.

Sementara itu, rakyat India berjuang mendaftar secara online untuk program vaksinasi massal.

Pendaftaran untuk semua orang yang berusia di atas 18 dimulai pekan ini, tetapi tidak ada stok vaksin yang cukup untuk 600 juta orang yang memenuhi syarat.

Tsunami Covid di India tampaknya akan terus berlanjut dalam beberapa waktu mendatang karena tren yang ada menunjukkan peningkatan kasus positif dan kematian.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Infografis
Respons China saat AS...
Respons China saat AS Hendak Jual Jet Tempur F-35 ke India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved