Tragis, 15 Pasien COVID-19 Tewas dalam Kebakaran Rumah Sakit di India Barat
Sabtu, 01 Mei 2021 - 22:17 WIB
loading...
Sejumlah orang membawa pasien COVID-19 yang pingsan di Ghaziabad, India, 30 April 2021. Foto/REUTERS
A
A
A
NEW DELHI - Polisi di India barat mengatakan 15 pasien COVID-19 telah meninggal ketika kebakaran terjadi di satu rumah sakit pada Sabtu pagi.
“Lima puluh pasien lainnya di Rumah Sakit Kesejahteraan di Bharuch, kota di negara bagian Gujarat, diselamatkan petugas rumah sakit dan petugas pemadam kebakaran,” ungkap petugas polisi Rajendrasinh Chudasama.
“Kebakaran terjadi di bangsal COVID-19 di lantai dasar dan api padam dalam waktu satu jam,” papar petugas pemadam kebakaran Shailesh Sansiya, dikutip kantor berita Press Trust of India.
Baca juga: Australia Ancam Penjarakan Pelancong yang Datang dari India
Penyebab kebakaran sedang diselidiki. Pada 23 April, kebakaran di unit perawatan intensif menewaskan 13 pasien COVID-19 di daerah Virar di pinggiran Mumbai.
Baca juga: Cerita Penggali Kubur di India: Setahun Tidak Libur, Kerja Shift 24 Jam
Tsunami COVID-19 yang melanda India membuat penggali kubur di Mumbai bekerja tiada henti dan tanpa libur. Mereka bahkan harus bekerja dalam sistem shift selama 24 jam seiring melonjaknya kematian akibat COVID-19 di India.
Baca juga: Tak Hanya di India, COVID-19 Juga Menggila di Brasil
“Lima puluh pasien lainnya di Rumah Sakit Kesejahteraan di Bharuch, kota di negara bagian Gujarat, diselamatkan petugas rumah sakit dan petugas pemadam kebakaran,” ungkap petugas polisi Rajendrasinh Chudasama.
“Kebakaran terjadi di bangsal COVID-19 di lantai dasar dan api padam dalam waktu satu jam,” papar petugas pemadam kebakaran Shailesh Sansiya, dikutip kantor berita Press Trust of India.
Baca juga: Australia Ancam Penjarakan Pelancong yang Datang dari India
Penyebab kebakaran sedang diselidiki. Pada 23 April, kebakaran di unit perawatan intensif menewaskan 13 pasien COVID-19 di daerah Virar di pinggiran Mumbai.
Baca juga: Cerita Penggali Kubur di India: Setahun Tidak Libur, Kerja Shift 24 Jam
Tsunami COVID-19 yang melanda India membuat penggali kubur di Mumbai bekerja tiada henti dan tanpa libur. Mereka bahkan harus bekerja dalam sistem shift selama 24 jam seiring melonjaknya kematian akibat COVID-19 di India.
Baca juga: Tak Hanya di India, COVID-19 Juga Menggila di Brasil
Lihat Juga :