Korban Tewas Terinjak-injak dalam Festival Yahudi Israel Menjadi 44 Orang

Jum'at, 30 April 2021 - 13:18 WIB
loading...
Korban Tewas Terinjak-injak...
Festival api unggun Yahudi; Lag Baomer, di Israel utara pada Kamis malam berubah menjadi tragedi. Foto/Twitter
A A A
TEL AVIV - Korban tewas dalam festival api unggun Yahudi; Lag Ba'omer , di Israel utara, bertambah menjadi 44 orang.

Festival pada Kamis malam hingga Jumat (30/4/2021) dini hari berlangsung di Gunung Meron untuk ritual penghormatan tahunan di makam Rabbi Shimon Bar Yochai.

Baca juga: Festival Api Unggun Yahudi Israel Berujung Tragedi, 28 Tewas Terinjak-injak

Ritual itu berubah jadi tragedi setelah seorang peserta jatuh dari tangga, menimpa peserta lain yang berdesak-desakan.

Acara yang dihadiri ratusan ribu orang Yahudi Hassidic ini merupakan yang terbesar di Israel sejak dimulainya pandemi COVID-19.

Menurut layanan darurat Israel; Magen David Adom (MDA), selain 44 orang tewas, ratusan orang lainnya terluka. Korban tewas kemungkinan bisa bertambah karena 18 korban luka berada dalam kondisi kritis. Awalnya, korban tewas sebanyak 28 orang.

"Kami berada di pintu masuk, kami memutuskan ingin keluar dan kemudian polisi memblokir pintu gerbang, jadi siapa pun yang ingin keluar tidak bisa keluar," kata seorang saksi mata kepada media lokal, Maariv.

“Saat terburu-buru kita jatuh satu sama lain, saya pikir saya akan meninggal. Saya melihat orang meninggal di sebelah saya."

Sebuah rumah sakit lapangan telah didirikan di tempat kejadian, di mana Ziv Medical Center terdekat mengumumkan menerima sekitar 150 pasien yang terluka.

“MDA memperjuangkan nyawa puluhan orang yang terluka, dan tidak akan menyerah sampai korban terakhir dievakuasi,” kata MDA di Twitter.

Rekaman video menyedihkan yang diunggah ke media sosial menunjukkan kerumunan yang padat di acara sebelum tragedi.

Rekaman video lainnya menunjukkan polisi dengan gagah berani menggunakan tangan kosong mereka untuk memecahkan barikade logam untuk menyelamatkan jamaah yang terjebak.

Associated Press melaporkan bahwa festival itu adalah pertemuan keagamaan besar pertama di Israel sejak hampir semua pembatasan COVID-19 dicabut, setelah kasus COVID-19 di negara itu anjlok setelah kampanye vaksinasi massal yang sukses.

Baca juga: Benny Wenda Minta Bantuan Partai Komunis China Ikut Campur Papua Barat

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan telah terjadi "bencana serius di Gunung Meron".

“Kami semua berdoa untuk kesembuhan yang terluka. Saya minta penguatan pasukan penyelamat yang beroperasi di daerah itu,” ujarnya.

Naftali Bennett, kepala koalisi sayap kanan Yamina, mengatakan di Twitter, “Sebuah bencana yang tak tertahankan di makam Rabbi Shimon Bar Yochai. Seluruh bangsa Israel bersatu dalam doa untuk para korban."

Yair Lapid dari partai sentris Yesh Atid menulis di Facebook, “Saya mengikuti dengan keprihatinan dan rasa sakit serta kecemasan bencana mengerikan yang terjadi selama perayaan di Meron. Seluruh Israel sekarang berdoa untuk kesembuhan yang terluka. Ini adalah malam yang sulit dan menyedihkan."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
Berita Terkini
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Infografis
33 Orang Tewas saat...
33 Orang Tewas saat Tornado Dahsyat Sapu Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved