Dua Pangkalan Udara Myanmar Dihantam Roket

Kamis, 29 April 2021 - 23:15 WIB
loading...
A A A
Tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap pangkalan di Magway dan Meiktila di pusat Myanmar, dan pemerintah mengatakan akan mencari mereka yang bertanggung jawab.

Roket biasanya digunakan oleh kelompok pemberontak karena murah dan mudah diarahkan, meskipun tidak terlalu akurat.

Junta, yang menggulingkan pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi pada kudetanya 1 Februari, terlibat dalam peperangan terbuka dengan gerilyawan dari Kachin dan minoritas Karen yang telah bersekutu dengan gerakan protes terhadap pemerintahan militer.

Kachin, di Myanmar Utara, dan Karen di Timur telah melawan pemerintah pusat selama beberapa dekade untuk otonomi daerah yang lebih besar, melalui periode konflik bersenjata dan gencatan api yang tidak stabil. Kedua daerah tersebut mengalami peningkatan pertempuran dalam beberapa bulan terakhir dan telah menjadi target serangan udara serta serangan darat oleh pasukan pemerintah.

Sebelumnya, pemberontak Karen pada hari Selasa merebut pangkalan pemerintah di perbatasan dengan Thailand.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Asal Usul Rebo Wekasan,...
Asal Usul Rebo Wekasan, Hukum Salat Sunnah dan Sedekah Tolak Bala Menurut Islam
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Ketum dan Bendahara...
Ketum dan Bendahara Federasi Sepak Bola Argentina Ditangkap FBI?
Berita Terkini
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Infografis
Geger Suksesi Keraton...
Geger Suksesi Keraton Solo: Dua Putra Berebut Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved