Pemain Kriket Australia Pakai APD Lengkap dalam Penerbangan ke India

Rabu, 28 April 2021 - 11:26 WIB
loading...
Pemain Kriket Australia...
Bintang kriket Australia David Warner bersama rekan setim Kane Williamson memakai APD di dalam pesawat menuju Delhi, India, untuk pertandingan Sunrisers Hyderabad. Foto/david warner
A A A
SYDNEY - Pemain kriket internasional asal Australia David Warner mematuhi protokol keamanan yang ketat saat ia melakukan penerbangan ke India untuk mengikuti pertandingan.

Langkah itu dilakukan saat terjadi perdebatan semakin intensif, apakah turnamen Liga Premier India (IPL) yang menguntungkan harus dilanjutkan di tengah gelombang kedua COVID-19 yang mematikan.

Pemain berusia 34 tahun itu memposting di media sosial foto dirinya dan rekan setimnya Kane Williamson dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan peralatan pelindung pribadi lengkap, termasuk masker, pelindung, dan bodysuit pelindung penuh, saat mereka terbang ke Delhi untuk pertandingan Sunrisers Hyderabad.

Baca juga: India 'Tsunami' COVID, Bintang Bollywood Kabur dan Pamer Liburan Mewah di Maladewa

Sejumlah pemain telah mengundurkan diri dari IPL dengan alasan pribadi, termasuk tiga rekan setim Warner di Australia yakni Adam Zampa, Kane Richardson dan Andrew Tye.

Baca juga: Mengerikan, 115 Orang Meninggal Setiap Jam Akibat COVID-19 di India

IPL yang menguntungkan dan berlangsung hingga 30 Mei adalah festival kriket dua bulan. Pertandingan itu menarik kontrak besar untuk para pemain terbaik dunia.

Baca juga: Ironi India, dari Pahlawan Berubah Jadi 'Neraka' COVID-19

Pada Selasa, Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison mengumumkan penangguhan penerbangan langsung dari India hingga 15 Mei.

Morrison juga mengatakan kepada para pemain kriket Australia yang bermain di IPL bahwa mereka tidak akan dapat kembali ke dalam negeri mendahului warga Australia lainnya yang saat ini terdampar di India.

"Mereka pergi ke sana secara pribadi. Ini bukan bagian dari tur Australia,” ungkap Morrison.

"Mereka dengan sumber daya mereka sendiri dan mereka akan menggunakan sumber daya itu juga, saya yakin, untuk melihat mereka kembali ke Australia sesuai dengan pengaturan mereka sendiri," papar dia.

Cricket Australia tidak menanggapi permintaan komentar CNN yang menanyakan apakah organisasi itu memiliki kepedulian terhadap keselamatan para pemain mereka atau apakah ada rencana darurat yang telah disiapkan untuk membantu mereka.

Pemain internasional Australia Chris Lynn mengatakan dia meminta agar Cricket Australia menyewa pesawat bagi para pemain Australia untuk membantu mereka pulang setelah IPL selesai.

"Saya membalas SMS bahwa karena Cricket Australia menghasilkan 10% dari setiap kontrak IPL, adakah peluang kami dapat membelanjakan uang itu tahun ini untuk penerbangan sewaan setelah turnamen selesai?" ujar Lynn yang mengatakan dia "nyaman" dalam gelembung.

"Saya tahu ada orang-orang yang lebih buruk daripada kita. Tapi kita sedang mengalami kesulitan dan akan divaksinasi pekan depan jadi mudah-mudahan, pemerintah mengizinkan kita pulang dengan pesawat pribadi,” papar dia.

"Kami tidak meminta jalan pintas dan kami mendaftar karena mengetahui risikonya. Tetapi akan sangat menyenangkan untuk pulang segera setelah acara selesai," tutur dia.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Berita Terkini
AI Bisa dalam Beberapa...
AI Bisa dalam Beberapa Bulan Lagi Lumpuhkan Pemerintah di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved