India 'Tsunami' COVID, Bintang Bollywood Kabur dan Pamer Liburan Mewah di Maladewa

Rabu, 28 April 2021 - 10:56 WIB
loading...
India Tsunami COVID,...
Bintang Bollywood Disha Patani pamer foto liburan mewah di Maladewa saat India dilanda tsunami COVID-19. Foto/Instagram @dishapatani
A A A
NEW DELHI - Ketika India dilanda "tsunami" infeksi COVID-19 , bintang-bintang Bollywood melarikan diri dan pamer liburan mewah mereka di Maladewa.

Publik India marah setelah para selebriti kaya itu menyewa jet pribadi untuk melarikan diri dari negara tersebut untuk menghindari gelombang kedua wabah virus corona SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

Baca juga: Jokowi Perintahkan 'Sikat' KKB Papua, Ini Reaksi Marah Benny Wenda

Para penggemar dan tokoh masyarakat mengecam bintang-bintang Bollywood yang tidak peka karena tanpa malu-malu berbagi foto tempat persembunyian tropis yang indah setelah melarikan diri dari krisis COVID-19 yang memburuk di India.

Saat India bergulat dengan rekor jumlah infeksi harian, rumah sakit kehabisan persediaan obat yang penting dan jenazah menumpuk di krematorium, banyak orang kaya dan terkenal di negara itu telah meloloskan diri dari kesengsaraan.

Banyak yang berangkat ke Maladewa, yang menjadi bolthole populer bagi mereka yang mampu meninggalkan India dengan jet pribadi atau dengan membayar tiket pesawat komersial yang harganya meroket.

Meskipun negara pulau tropis telah memperketat persyaratan masuk bagi para pelancong India, negara itu belum menutup perbatasannya sepenuhnya.

Namun semakin banyak negara lain, termasuk Australia, telah melarang penerbangan dari India.

Bintang Bollywood; Ranbir Kapoor, aktor dengan bayaran tertinggi keenam di industri hiburan India, berbagi foto saat dia meninggalkan India yang dilanda virus bersama pacarnya; Alia Bhatt, pada 19 April.

"Maladewa memanggil," bunyi judul foto Kapoor dan Bhatt di bandara Mumbai.

Bintang Bollywood lainnya; Disha Patani dan Tiger Shroff, juga lari ke Maladewa. Patani, 28, berbagi foto Instagram dirinya yang berjemur di bawah sinar matahari Maladewa di pantai dan di resor mewah.

Keduanya kembali ke India pada akhir pekan lalu saat negara itu mencatat peningkatan kasus satu hari terburuk dalam kasus di negara mana pun sejak pandemi dimulai.

Para selebritas telah berbicara untuk mengkritik aksi melarikan diri dengan pamer kemewahan oleh pasangan bintang terkenal yang tidak tepat waktu dan mendesak orang lain untuk tidak melakukan hal yang sama.

“Ini adalah puncak vulgar untuk memamerkan foto-foto konyol tersebut,” kata novelis dan komentator India, Shobhaa De, dalam sebuah posting di Instagram.

“Nikmati Maladewa dengan segala cara. Anda diberkati jika Anda bisa mendapatkan istirahat seperti itu di saat-saat yang suram ini. Tapi tolong semua orang...jaga kerahasiaannya."

Dalam tweet-nya, aktor kawakan Annu Kapoor mengimbau tokoh masyarakat untuk peka.

"Saya dengan rendah hati mengimbau orang kaya dan terkenal dari semua lapisan masyarakat dan media untuk tidak mem-posting foto mereka saat berlibur di lokasi eksotis sementara sebagian besar dunia menderita pandemi," katanya.

Aktor Shruti Haasan mengatakan kepada media lokal bahwa dia merasa "tidak sensitif" bagi selebriti untuk memamerkan liburan mereka saat pandemi berkecamuk.

"Senang mereka memiliki liburan yang menyenangkan, mereka pantas mendapatkannya," katanya kepada Hindustan Times. "Secara pribadi saya tidak merasa ini adalah waktu untuk pergi tanpa masker di kolam renang. Ini merupakan waktu yang sulit bagi semua orang dan bagi sebagian orang, lebih banyak lagi."

"Saya pikir rasa syukur dan bersyukur atas hak istimewa adalah yang paling penting untuk diketahui versus membuang hak istimewa Anda ke wajah orang lain."

Publik India, melalui media sosial, mengecam aksi pamer liburan mewah para bintang Bollywood dan orang kaya saat banyak orang menderita.

"Benar-benar menyedihkan orang-orang ini," tulis salah satu pengguna media sosial.

"Selebriti menunjukkan wajah aslinya pada saat pandemi," kecam pengguna media sosial lainnya.

"Kemana perginya para seleb ini? Ketika seluruh bangsa berada dalam krisis seperti itu dan pemerintah memberlakukan lockdown? Tidak bisakah liburan mereka menunggu sebentar?," imbuh seorang pengguna media sosial.

Operator jet swasta mengatakan orang-orang kaya membayar puluhan ribu dollar untuk penerbangan satu arah dari India dengan jet pribadi.

Baca juga: Tegang dengan AS, Turki Didesak Aktifkan Sistem Rudal S-400 Rusia

Seorang juru bicara Enthrall Aviation mengatakan kepada AFP bahwa penerbangan jet 13 tempat duduk dari Mumbai ke Dubai seharga USD 49.000, dan perusahaan itu telah "dibanting" dengan pemesanan pada hari-hari terakhir sebelum Uni Emirat Arab melarang penerbangan dari India pada hari Minggu.

Harga tiket maskapai penerbangan komersial juga melonjak karena lebih banyak negara menutup pintu untuk India. Pada hari-hari terakhir sebelum larangan penerbangan UEA diberlakukan, biaya penerbangan satu arah di kelas ekonomi dari Mumbai ke Dubai mencapai USD1.600—lebih dari 10 kali harga reguler.

Australia akan menangguhkan penerbangan penumpang dari India hingga 15 Mei. Kanada, Wilayah Hong Kong (China), Uni Emirat Arab, dan Inggris adalah negara lain yang telah melakukannya lebih dulu.

Pada hari Selasa kemarin, India mencatat peningkatan besar dalam kasus virus, yakni 323.144 kasus infeksi baru dan 2.771 kematian, menjadikan beban kasus menjadi lebih dari 17,6 juta.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved