Kapal Garda Revolusi Iran Keroyok Kapal Penjaga Pantai AS di Teluk Persia

Selasa, 27 April 2021 - 15:28 WIB
loading...
Kapal Garda Revolusi...
Kapal Garda Revolusi Iran mengganggu kapal penjaga pantai AS di Teluk Persia. Foto/Business Insider
A A A
WASHINGTON - Kapal Garda Revolusi Iran (IRGC) dilaporkan telah mengganggu kapal Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) di Teluk Persia pada awal bulan ini. Bentrokan pertama dalam setahun ini dilaporkan Wall Street Journal (WSJ).

Pejabat Angkatan Laut AS mengkonfirmasi kepada surat kabar itu bahwa tiga kapal serang cepat dan satu kapal pendukung yang dikenal sebagai Harth 55 mengerumuni dua kapal Penjaga Pantai saat mereka berpatroli di perairan internasional di bagian selatan Teluk Persia.

Para pejabat dilaporkan mengatakan kapal yang lebih besar berulang kali menyeberang di depan haluan kapal Monomoy dan Wrangell, mendekati jarak 64 meter. Menurut laporan tersebut, hal ini mendorong Wrangell melakukan manuver defensif untuk mencegah tabrakan.

Saat kapal-kapal Iran mulai mengganggu mereka, awak kapal Amerika memberikan beberapa peringatan selama rentang tiga jam. Menurut Cmdr. Rebecca Rebarich, juru bicara Armada Kelima Angkatan Laut, yang mengawasi daerah tersebut, awak Harth 55 menanggapi pertanyaan radio bridge-to-bridge, tetapi kapal tetap melanjutkan manuver berbahaya.

Baca juga: Gerombolan Drone Iran Dekati dan Rekam Kapal Induk AS di Teluk

Insiden yang belum diungkapkan secara resmi itu terjadi pada 2 April ketika Amerika Serikat dan Iran sedang melakukan negosiasi tidak langsung untuk dimulainya kembali perjanjian nuklir 2015 seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (27/4/2021).

Hubungan bilateral AS-Iran jatuh ke dalam ketegangan baru di tengah prospek yang kabur untuk proses negosiasi program nuklir Iran, menyusul penarikan AS dari kesepakatan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) 2015 pada 2018. Keputusan untuk menarik diri dari perjanjian tersebut dan memberlakukan sanksi luas terhadap Iran mendorong Teheran untuk melanjutkan pengayaan uranium di fasilitas nuklirnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved