Algojo 1.070 Orang Asal Mesir Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

Selasa, 27 April 2021 - 07:31 WIB
loading...
Algojo 1.070 Orang Asal...
Algojo paling produktif di Mesir, Hussein Qarni. Foto/gulfnews
A A A
KAIRO - Algojo paling produktif di Mesir , Hussein Qarni, telah meninggal dunia. Qarni bertanggung jawab atas 1.070 hukuman mati di Mesir.

Dia meninggal karena serangan jantung dan dimakamkan di kampung halamannya di Dakahlia Governorate.

Dia telah menghabiskan 20 tahun melakukan eksekusi negara di Otoritas Penjara. Ashmawy, begitu dia lebih dikenal, melakukan 1.070 hukuman mati, termasuk 20% pada wanita.

Baca juga: Rusia Buat Daftar Negara Tidak Bersahabat, AS di Posisi Teratas

Dia pun mencatatkan rekor dalam Guinness Book of World Records.

Baca juga: Otoritas Malaysia Serukan Warganya Gelar Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala-402

Dalam wawancara pada 2020, setelah dia menerima penghargaan tersebut, dia menjelaskan, "Gelar Ashmawy diterapkan kepada para algojo sejak 1922 hingga menjadi kata sifat untuk profesi tersebut."

Baca juga: Surati Prabowo, Menhan Korsel Ucapkan Dukacita atas Tenggelamnya KRI Nanggala-402

“Orang-orang selalu takut dengan profesi saya," papar dia.

"Saya telah mengeksekusi banyak tokoh masyarakat, salah satunya adalah mata-mata wanita, Heba Salem, yang menjadi penyebab utama pembantaian sekolah dasar Bahr Al-Baqar," ujar dia.

Pembantaian itu terjadi di desa Bahr Al-Baqar, Mesir, di mana angkatan udara Israel menargetkan satu sekolah dasar pada 8 April 1970, menyebabkan 46 anak tewas dan 50 orang lainnya luka-luka. Sekolah itu benar-benar hancur.

Dia menekankan bahwa karena pekerjaannya, dia harus "tidak memiliki emosi".

Ashmawy lahir pada 1947 di Tanta, provinsi terbesar kelima di Mesir. Dia bertugas di militer Mesir hingga 1967.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Mesir Ditempatkan di UEA
MUI Kecam Keras Aturan...
MUI Kecam Keras Aturan Israel Hukum Mati Tahanan Palestina, Serukan PBB hingga OKI Turun Tangan
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
Menkes: Laki-laki Celananya...
Menkes: Laki-laki Celananya Ukuran 33 Lebih Cepat Meninggal Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved