Pria Tua China Koma setelah Kepalanya Diinjak-injak di New York
Senin, 26 April 2021 - 09:10 WIB
loading...
A
A
A
Polisi sedang menyelidiki insiden itu sebagai kemungkinan kejahatan rasial karena penyerang, yang belum tertangkap, memusatkan perhatian pada Ma sebelum menyerang.
Baca juga: 'Tsunami' COVID India: "Tuhan Tolong Kami, Tuhan Tolong India"
Jumlah kejahatan rasial terhadap warga Asia di New York telah meningkat sejak awal pandemi. Menurut data polisi, ada 66 kejahatan rasial anti-Asia di kota itu pada tahun ini hingga 18 April.
Pasangan itu pindah ke New York City dari provinsi Guangdong, China, pada 2019 untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Mereka meninggalkan dua anak yang sudah dewasa.
"Mereka sangat prihatin dengan ayah mereka setelah serangan itu," kata Chen.
Baca juga: 'Tsunami' COVID India: "Tuhan Tolong Kami, Tuhan Tolong India"
Jumlah kejahatan rasial terhadap warga Asia di New York telah meningkat sejak awal pandemi. Menurut data polisi, ada 66 kejahatan rasial anti-Asia di kota itu pada tahun ini hingga 18 April.
Pasangan itu pindah ke New York City dari provinsi Guangdong, China, pada 2019 untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Mereka meninggalkan dua anak yang sudah dewasa.
"Mereka sangat prihatin dengan ayah mereka setelah serangan itu," kata Chen.
(min)
Lihat Juga :