Pria Tua China Koma setelah Kepalanya Diinjak-injak di New York

Senin, 26 April 2021 - 09:10 WIB
loading...
A A A
Seorang saksi mengatakan kepada NY Daily News bahwa korban disergap dari belakang.

Korban masih dalam keadaan koma yang diinduksi secara medis, dan menggunakan ventilator, di unit perawatan intensif Harlem Hospital. Belum jelas apakah dia akan selamat. Wajahnya juga memar parah.

“Dia orang yang baik. Dia bukan tipe yang menyebabkan masalah,” kata Chen, 57, yang tinggal bersama suaminya di NYCHA’s Wagner Houses beberapa blok dari tempat dia diserang.

"Saya sangat marah," katanya lagi.

Menurut Chen, suaminya kehilangan pekerjaannya di sebuah restoran Chinatown tahun lalu setelah pandemi COVID-19 melanda New York. Sejak itu, korban bekerja mengumpulkan botol pada bulan September untuk membantu memenuhi kebutuhan.

“Suami saya akan menelepon saya setiap hari untuk memastikan saya tahu dia pulang dengan selamat. Tapi malam itu dia tidak menelepon saya, jadi saya khawatir," kata Chen, yang bekerja sebagai petugas perawatan kesehatan.

"Saya meneleponnya dan polisi mengangkatnya...Polisi memberi tahu saya apa yang terjadi, suami saya dipukul dan dikirim ke rumah sakit."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Iran Hancurkan Markas...
Iran Hancurkan Markas Besar Armada Ke-5 AS di Bahrain, Amerika Habisi 7 Tentara Teheran
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Trump Enggan Beri Target...
Trump Enggan Beri Target Waktu untuk Iran: Mereka Sudah Paham!
Rekomendasi
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
IHSG Terus Berlari ke...
IHSG Terus Berlari ke Level 6.108 hingga Akhir Sesi, Transaksi Bursa Cetak Rp13,2 Triliun
Sebelum Satir Jampidsus,...
Sebelum Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Juga Pernah Didatangi Dukcapil karena Kontennya
Berita Terkini
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved