Didepak dari Program F-35, Turki Klaim Prototipe Jet Tempur Nirawaknya Terbang 2023
Jum'at, 23 April 2021 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Bayraktar membanggakan proyek jet tempur nirawak Turki yang menurutnya bernilai puluhan miliar dollar. "Kita berbicara tentang proyek bernilai puluhan miliar dolar selama bertahun-tahun ketika biaya pengadaan, operasi dan pemeliharaan dipertimbangkan," katanya.
Baca juga: Pakar Militer Khawatir Kapal Selam Nanggala-402 Indonesia Kebanjiran
Bayraktar menekankan, karena pengembangan dalam negeri dapat memakan waktu lama, hal itu dapat mengakibatkan platform Turki tertinggal satu generasi, itulah sebabnya mengembangkan jet tempur tak berawak menjadi sangat penting.
Alih-alih memproduksi pesawat seperti F-35 dalam 15 hingga 20 tahun, Bayraktar mengatakan, pihaknya berkonsentrasi pada area yang sudah dituju dunia—pesawat tempur tak berawak yang dilengkapi kecerdasan buatan dan berbiaya rendah.
"Hal ini dapat menjadikan Turki salah satu negara terkemuka di bidang seperti itu telah berhasil dengan UAV dan UCAV yang jadi 'pengubah permainan'," katanya.
Bayraktar juga menyarankan wirausahawan muda yang ingin bekerja di bidang ini, khususnya platform tak berawak, untuk menjelajahi area dengan teknologi paling kritis.
“Kita harus bersiap untuk perlombaan masa depan dan menjadi pemimpin ke arah mana dunia sedang menuju,” katanya.
Baca juga: Pakar Militer Khawatir Kapal Selam Nanggala-402 Indonesia Kebanjiran
Bayraktar menekankan, karena pengembangan dalam negeri dapat memakan waktu lama, hal itu dapat mengakibatkan platform Turki tertinggal satu generasi, itulah sebabnya mengembangkan jet tempur tak berawak menjadi sangat penting.
Alih-alih memproduksi pesawat seperti F-35 dalam 15 hingga 20 tahun, Bayraktar mengatakan, pihaknya berkonsentrasi pada area yang sudah dituju dunia—pesawat tempur tak berawak yang dilengkapi kecerdasan buatan dan berbiaya rendah.
"Hal ini dapat menjadikan Turki salah satu negara terkemuka di bidang seperti itu telah berhasil dengan UAV dan UCAV yang jadi 'pengubah permainan'," katanya.
Bayraktar juga menyarankan wirausahawan muda yang ingin bekerja di bidang ini, khususnya platform tak berawak, untuk menjelajahi area dengan teknologi paling kritis.
“Kita harus bersiap untuk perlombaan masa depan dan menjadi pemimpin ke arah mana dunia sedang menuju,” katanya.
(min)
Lihat Juga :