Rusia Kembangkan Senjata Nuklir dan Laser, Putin: 'Provokator' Akan Menyesal

Kamis, 22 April 2021 - 06:09 WIB
loading...
Rusia Kembangkan Senjata...
Peresvet, senjata laser buatan Rusia. Foto/YouTube
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa sebagian besar persediaan atom era Soviet di negara itu akan segera digantikan oleh senjata modern. Ia lantas memperingatkan bahwa Moskow bermaksud untuk mempertahankan diri dari agresi asing.

Berbicara sebagai bagian dari pidato tahunannya kepada Majelis Federal di Moskow pada hari Rabu, Putin mengatakan bahwa pemerintahnya ingin memiliki hubungan yang positif dengan semua orang di panggung internasional, termasuk mereka yang hubungannya putus baru-baru ini.

"Kami benar-benar tidak ingin membakar jembatan," ujarnya seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (22/4/2021).

Namun, pada saat yang sama, ia memperingatkan bahwa mereka yang salah mengira pendirian ini sebagai kelemahan perlu mengetahui bahwa respons Rusia terhadap agresi apa pun akan asimetris, cepat, dan keras.

"Mereka yang merencanakan provokasi akan menyesali perbuatan mereka dengan kekecewaanuntuk waktu yang lama," Putin memperingatkan.

Baca juga: Putin Peringatkan Barat Tidak Lewati 'Garis Merah' Rusia

Sebagai bagian dari rencana negara untuk mempertahankan diri, katanya, persediaan senjata strategisnya saat ini sedang dirombak. Rusia tengah memperbarui peralatan era Soviet yang lebih tua untuk mendukung teknologi generasi berikutnya, seperti persenjataan hipersonik dan laser.

Di antara perombakan tersebut, ia mengungkapkan bahwa rudal canggih RS-28 Sarmat akan dikirim ke pasukan di lapangan mulai tahun 2022. Rudal RS-28 Sarmat adalah rudal balistik antarbenua yang berat, memiliki hingga 15 hulu ledak nuklir yang dapat diarahkan ke target individu dan masing-masing mengirimkan 350 kiloton 'api neraka' atom.

Baca juga: 2022, Rusia Bakal Punya Resimen Tempur Rudal ICBM Sarmat

Selain itu rudal yang dipasang di kapal dan proyektil "generasi berikutnya" lainnya juga dijadwalkan untuk ditempatkan dalam waktu dekat.

Menurut Putin, lebih dari dua pertiga peralatan militer Rusia akan menjadi "modern" pada akhir tiga tahun ke depan, sementara lebih dari 88% senjata nuklir akan terwujud pada tahun ini juga.

Putin juga merujuk pada Peresvet, meriam laser rahasia yang dikatakan memiliki potensi untuk menembak jatuh pesawat musuh dan rudal yang masuk ke wilayah Rusia. Senjata tersebut dilaporkan telah digunakan untuk instalasi di seluruh negeri.

"Kami memiliki kesabaran, kepercayaan diri dan kebenaran di pihak kami," ujar Putin.

“Saya berharap tidak ada yang akan berpikir untuk melewati garis merah dalam hubungan mereka dengan Rusia. Di mana garis itu berada adalah milik kita untuk ditentukan," Putin mewanti-wanti.

Amerika Serikat (AS) saat ini dilaporkan mengembangkan sistem rudal balistik antarbenua berbasis darat senilai USD100 miliar untuk menggantikan roket Minuteman-III era Perang Dingin. Namun, itu mendapat kecaman dari para ahli, dengan Federasi Ilmuwan Amerika berpendapat bahwa program tersebut telah didorong oleh lobi industri daripada kebutuhan riil untukpos keamanan pasca-Perang Dingin.

Baca juga: AS Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Minuteman III Seharga Rp102,6 Miliar
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Berita Terkini
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Infografis
Ancam Hancurkan Separuh...
Ancam Hancurkan Separuh Dunia, Ini Kekuatan Sebenarnya Senjata Nuklir Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved