2022, Rusia Bakal Punya Resimen Tempur Rudal ICBM Sarmat

loading...
2022, Rusia Bakal Punya Resimen Tempur Rudal ICBM Sarmat
Rusia bakal punya resimen tempur rudal balistik ICBM Sarmat pada 2022. Foto/TASS
MOSKOW - Rusia bakal memiliki resimen pertama yang akan memasuki tugas tempur dengan dipersenjatai penuh rudal balistik antarbenua (ICBM) Sarmat pada akhir 2022. Hal itu diumumkan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pidato kenegaraannya.

"Resimen pertama, yang dilengkapi dengan rudal balistik antarbenua Sarmat, akan memasuki tugas tempur sesuai jadwal pada akhir 2022," kata Putin seperti dikutip dari TASS, Kamis (22/4/2021).

Menurut Putin, potensi tempur Rusia juga meningkat dengan senjata lain.

"Jumlah sistem serangan dengan rudal hipersonik Kinzhal, kapal perang yang dilengkapi dengan senjata hipersonik presisi tinggi seperti yang saya katakan, rudal Kinzhal, Kalibr terus bertambah," ujarnya.

Baca juga: Putin Sebut Pembuatan Rudal Antar Benua Rusia Hampir Selesai



"Dalam waktu dekat, rudal hipersonik Tsirkon akan mulai bertugas. Pengembangan senjata modern lainnya sedang berlangsung dalam kepatuhan ketat dengan rencana angkatan bersenjata," tukas Putin.

Rudal RS-28 Sarmat adalah sistem berbasis silo canggih dengan rudal balistik antarbenua berbahan bakar cair yang berat. Rudal ini telah dalam proses pengembangan sejak tahun 2000-an untuk menggantikan ICBM R-36M2 Voyevoda.

Memiliki bobot sekitar 200 ton dan memiliki bobot lemparan sekitar 10 ton, Sarmat mampu menembus sistem pertahanan rudal yang ada saat ini dan juga yang akan datang.

Rudal RS-28 Sarmat, ICBM termonuklir berat, adalah salah satu senjata canggih baru di gudang persenjataan strategis Rusia. Misil itu diluncurkan kembali pada 2018 oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca juga: Rusia: Rudal Baru Sarmat Mampu Merobek Setiap Pertahanan Rudal
(ian)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top