Wanita Kuwait Dibunuh Secara Sadis saat Ramadhan, Warganet Gempar

loading...
Wanita Kuwait Dibunuh Secara Sadis saat Ramadhan, Warganet Gempar
Keluarga korban marah dan menangis histeris di depan rumah sakit tempat jasad wanita ditinggalkan pelaku. Foto/twitter
KUWAIT CITY - Pembunuhan sadis terhadap seorang wanita di Kuwait telah memicu kemarahan warga di media sosial. Wanita itu ditikam beberapa kali sampai mati dan ditinggalkan begitu saja di pintu rumah sakit oleh pembunuhnya pada Selasa (20/4).

Warganet pun menyerukan Undang-undang (UU) yang lebih keras untuk menghukum para pelaku.

Wanita korban tewas itu dilaporkan telah mengajukan kasusnya berbulan-bulan sebelumnya terhadap pria yang membunuhnya, setelah keluarganya menolak lamaran pernikahan sang pria.

Baca juga: Yunani Pinjamkan Sistem Pertahanan Udara Rudal Patriot pada Arab Saudi

Pelaku, yang ditangkap dan kemudian dibebaskan dengan jaminan, menculik wanita bersama anak-anaknya di dalam mobil dan menikam dada korban di kota Sabah al-Salem.



Baca juga: Terjadi Lagi, Polisi Columbus Tembak Mati Gadis Remaja Kulit Hitam

“Pelaku kemudian pergi ke rumah sakit, tempat dia meninggalkan tubuh korban dan anak-anaknya di pintu masuk,” ungkap pernyataan Kementerian Dalam Negeri Kuwait.

Baca juga: Pengacara Puji Pengadilan Tetapkan Polisi Pembunuh George Floyd Bersalah

Pengguna media sosial mengidentifikasi pria itu sebagai Fahad Subhi Mohammed, warga negara berusia 30 tahun yang dinaturalisasi, lahir dari seorang ibu Kuwait.

Satu video yang beredar online menunjukkan ibu dan saudara perempuan wanita itu menangis dan berteriak kepada pihak berwenang di luar rumah sakit tempat tubuh korban ditinggalkan.



Keluarga korban marah pada aparat karena mengabaikan permohonan mereka sebelumnya dan menyebut pria itu ancaman berbahaya.

“Inilah yang kami dapatkan setelah kami memberitahumu bahwa dia akan membunuhnya. Dan dia membunuh adikku!" teriak seorang wanita terdengar di video.

“Mohammed ditangkap tak lama setelah itu dan mengaku melakukan pembunuhan,” papar Kementerian Kuwait.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top