Mengenal Diaz-Canel, Pemimpin Baru Partai Komunis Kuba Pewaris Castro

Selasa, 20 April 2021 - 10:01 WIB
loading...
Mengenal Diaz-Canel,...
Raul Castro (kanan) mengangkat tangan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel yang juga Sekretaris Pertama Partai Komunis Kuba. Foto/REUTERS
A A A
HAVANA - Pergeseran kekuasaan Kuba dari Raul Castro akhirnya terjadi. Hirarki Partai Komunis negara itu pada hari Senin memilih Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel sebagai Sekretaris Pertama partai, menggantikan Raul Castro yang mengundurkan diri pekan lalu.

Sebagai kepala negara dan pemimpin satu-satunya partai politik yang diizinkan oleh undang-undang di negara itu, Diaz-Canel harus memetakan jalan ke depan untuk revolusi Kuba, setelah para komandan gerilya yang merebut kekuasaan pada tahun 1959 meninggal atau pun lanjut usia.

Baca juga: Eks Jenderal Israel Akui Sulit Menghancurkan Program Nuklir Iran

"Kamerad Raul akan dikonsultasikan tentang keputusan strategis terpenting yang paling berpengaruh bagi nasib bangsa kita. Dia akan selalu hadir," kata Diaz-Canal tentang Raul Castro, saat menerima posisi baru sebagai pemimpin Partai Komunis Kuba, seperti dikutip CNN, Selasa (20/4/2021).

Lahir pada tahun 1960, tahun yang sama saat keluarga Castro menasionalisasi semua properti milik Amerika Serikat (AS) di Kuba, Diaz-Canel tidak memancarkan karisma Fidel maupun otoritas Raul.

Sementara dia melakukan tugas tiga tahun di ketentaraan, tidak seperti duo Castro, Diaz-Canel adalah birokrat yang mendorong pensil daripada seorang revolusioner berseragam hijau zaitun.

Dia dilaporkan akan membuat sejarah sebagai orang Kuba pertama yang memimpin pemerintahan dan partai komunis yang tidak bernama Castro.

Dia mengetahui bagaimana menavigasi birokrasi disfungsional Kuba, dan mungkin terbukti menjadi keterampilan yang lebih penting daripada memimpin sebuah batalion karena banyak dari proposal tanda tangan Raul Castro—mengubah pelabuhan Mariel menjadi pusat manufaktur dan menyatukan dua mata uang Kuba—menjadi terjerat dalam rawa birokrasi yang tampaknya mengganggu setiap upaya yang dilakukan oleh pemerintah Kuba.

Pemimpin Kuba yang baru telah menjadikan pendakian pangkat dalam sistem yang dijalankan komunis hidupnya bekerja, sambil menikmati dukungan sepenuh hati Raul Castro.

"Diaz-Canel bukanlah buah dari improvisasi tetapi pemilihan revolusioner muda yang dipikirkan matang dengan syarat untuk dipromosikan ke kantor-kantor atasan," kata Raul Castro dalam pidatonya pada hari Jumat di Kongres Partai Komunis, yang diadakan untuk memilih pengganti revolusioner yang menua.

Warisan Castro
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Pemimpin Militer AS...
Pemimpin Militer AS dan Kuba Bertemu di Guantanamo, Apa yang Dibahas?
AS Dituding Sengaja...
AS Dituding Sengaja Dorong Warga Kuba ke dalam Kelaparan
Kuba Bukan Iran dan...
Kuba Bukan Iran dan Venezuela, Mengapa Trump Tak Mudah Mengalahkan Havana?
AS Dituding Berencana...
AS Dituding Berencana Dominasi Amerika Latin Sepenuhnya
Rusia Kecam AS karena...
Rusia Kecam AS karena Kerahkan Kapal Induk Nuklir Diduga untuk Menginvasi Kuba
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Trump Kecam Wasit Brasil...
Trump Kecam Wasit Brasil karena Beri Kartu Merah Folarin Balogun: Mengerikan!
Rekomendasi
Program MBG Perkuat...
Program MBG Perkuat Keadilan Sosial Melalui Pemenuhan Gizi
Belajar Agama Lewat...
Belajar Agama Lewat Media Sosial, Ini Etika yang Harus Diperhatikan Muslim
Swiss vs Argentina:...
Swiss vs Argentina: Bayangan Hantu Trauma 2014
Berita Terkini
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved