Makhluk Campuran Manusia-Monyet Ciptaan Ilmuwan AS Dibiarkan Hidup 20 Hari
Sabtu, 17 April 2021 - 08:56 WIB
loading...
A
A
A
“Sasaran penting biologi eksperimental adalah pengembangan sistem model yang memungkinkan studi penyakit manusia dalam kondisi in vivo," ujarnya, seperti dikutip dari Russia Today, Sabtu (17/4/2021).
Menurut tim riset tersebut, beberapa embrio monyet disuntik dengan sel induk manusia. Sel induk itu dapat menghasilkan berbagai jenis jaringan, baik jaringan embrio maupun non-atau ekstra-embrio.
Sel manusia terdeteksi di 132 embrio chimera 24 jam setelah implantasi, sementara 103 embrio chimeric masih berkembang sembilan hari kemudian.
Pada hari ke-19, jumlah embrio chimera yang selamat turun menjadi tiga, yang semuanya memiliki persentase sel manusia yang tinggi saat mereka terus tumbuh. Semua embrio dihancurkan dalam waktu 20 hari sejak penciptaannya.
Chimera sejatinya telah dibuat sejak tahun 1970-an, dengan berbagai tingkat keberhasilan. Penelitian biasanya dilakukan pada hewan pengerat, tetapi baru-baru ini melibatkan penggunaan DNA babi dan domba.
Menurut tim riset tersebut, beberapa embrio monyet disuntik dengan sel induk manusia. Sel induk itu dapat menghasilkan berbagai jenis jaringan, baik jaringan embrio maupun non-atau ekstra-embrio.
Sel manusia terdeteksi di 132 embrio chimera 24 jam setelah implantasi, sementara 103 embrio chimeric masih berkembang sembilan hari kemudian.
Pada hari ke-19, jumlah embrio chimera yang selamat turun menjadi tiga, yang semuanya memiliki persentase sel manusia yang tinggi saat mereka terus tumbuh. Semua embrio dihancurkan dalam waktu 20 hari sejak penciptaannya.
Chimera sejatinya telah dibuat sejak tahun 1970-an, dengan berbagai tingkat keberhasilan. Penelitian biasanya dilakukan pada hewan pengerat, tetapi baru-baru ini melibatkan penggunaan DNA babi dan domba.
Lihat Juga :