Biden Resmi Akhiri Pengerahan Pasukan AS ke Afghanistan
Kamis, 15 April 2021 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
“Saya sekarang adalah presiden Amerika keempat yang memimpin kehadiran pasukan Amerika di Afghanistan. Dua dari Partai Republik. Dua dari Partai Demokrat,” papar Biden.
Dia menambahkan, "Saya tidak akan meneruskan tanggung jawab ini kepada yang kelima."
“Ini adalah waktu untuk mengakhiri perang terpanjang Amerika. Sudah waktunya pasukan Amerika pulang,” ungkap Biden.
11 September adalah tanggal yang sangat simbolis, datang 20 tahun setelah serangan al Qaeda di Amerika Serikat yang mendorong Presiden George W Bush melancarkan konflik berdarah.
Perang tersebut telah merenggut nyawa 2.400 anggota tentara Amerika dan menghabiskan sekitar USD2 triliun.
Jumlah pasukan AS di Afghanistan mencapai puncaknya pada lebih dari 100.000 kasus pada 2011.
Bertemu dengan pejabat NATO di Brussels sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pasukan asing di bawah komando NATO di Afghanistan akan meninggalkan negara itu dalam koordinasi dengan penarikan AS pada 11 September, setelah Jerman mengatakan akan sesuai dengan rencana Amerika.
“Blinken juga berbicara melalui telepon dengan panglima militer Pakistan pada Rabu dan membahas proses perdamaian,” ungkap pernyataan dari sayap media militer Pakistan.
Dia menambahkan, "Saya tidak akan meneruskan tanggung jawab ini kepada yang kelima."
“Ini adalah waktu untuk mengakhiri perang terpanjang Amerika. Sudah waktunya pasukan Amerika pulang,” ungkap Biden.
11 September adalah tanggal yang sangat simbolis, datang 20 tahun setelah serangan al Qaeda di Amerika Serikat yang mendorong Presiden George W Bush melancarkan konflik berdarah.
Perang tersebut telah merenggut nyawa 2.400 anggota tentara Amerika dan menghabiskan sekitar USD2 triliun.
Jumlah pasukan AS di Afghanistan mencapai puncaknya pada lebih dari 100.000 kasus pada 2011.
Bertemu dengan pejabat NATO di Brussels sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pasukan asing di bawah komando NATO di Afghanistan akan meninggalkan negara itu dalam koordinasi dengan penarikan AS pada 11 September, setelah Jerman mengatakan akan sesuai dengan rencana Amerika.
“Blinken juga berbicara melalui telepon dengan panglima militer Pakistan pada Rabu dan membahas proses perdamaian,” ungkap pernyataan dari sayap media militer Pakistan.
Lihat Juga :