Taiwan Luncurkan Kapal Perang Baru di Tengah Ketegangan dengan China

Selasa, 13 April 2021 - 16:38 WIB
loading...
Taiwan Luncurkan Kapal...
Taiwan meluncurkan kapal perang amfibi baru pada Selasa (13/4/2021). Foto/Reuters
A A A
KAOHSIUNG - Taiwan meluncurkan kapal perang amfibi baru pada Selasa (13/4/2021). Kapal ini dapat digunakan untuk mendaratkan pasukan dan akan meningkatkan jalur pasokan ke pulau-pulau rentan di lepas pantai China dan di Laut China Selatan .

Kapal perang yang diberinam Yu Shan mempunyai bobot 10.600 ton. Kapal yang dinamai menurut gunung tertinggi di Taiwan itu adalah bagian terbaru dari program ambisius Presiden Tsai Ing-wen untuk memodernisasi angkatan bersenjatanya di tengah tekanan dari China, yang mengklaim pulau itu sebagai miliknya.

Dibangun oleh CSBC Corporation Taiwan yang didukung negara, kapal perang ini akan mulai beroperasi tahun depan, dan akan dipersenjatai dengan meriam untuk digunakan melawan target udara dan permukaan, rudal anti-pesawat dan senjata cepat anti-pesawat jarak dekat Phalanx serta senjata anti rudal.

Baca juga: AS Sebut China Bertindak Kian Agresif Terhadap Taiwan

Secara resmi menamai kapal baru di kota pelabuhan selatan Kaohsiung, Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan kapal tersebut mewakili "tonggak" dalam rencana pembangunan kapal perang asli Taiwan.

"Saya yakin kapal ini pasti akan memperkuat kemampuan angkatan laut untuk memenuhi misinya dan semakin memperkuat pertahanan kita," ujarnya seperti dikutip dari Reuters.

Ketua CSBC Cheng Wen-lung mengatakan, selain menjadi kapal perang amfibi, dengan ruang untuk kapal pendarat dan helikopter, kapal itu akan digunakan untuk mengangkut barang-barang milik Taiwan di Laut China Selatan yang disengketakan dan pulau-pulau lepas pantai Taiwan yang terletak dekat dengan pantai China. Pulau-pulau ini telah lama dianggap sebagai sasaran empuk bagi China jika terjadi perang.

"Selama masa perang itu akan memiliki misi perang amfibi, membawa bala bantuan dan pertempuran untuk merebut kembali pulau-pulau lepas pantai," tambahnya.

Baca juga: Salahkan AS soal Taiwan, Beijing: Apakah Kapal Perang China Pergi ke Teluk Meksiko?

Cheng mengungkapkan kapal itu memiliki "eksterior tersembunyi" dan proteksi denyut elektromagnetik.

"(Kapal) itu bisa melakukan berbagai misi pertempuran sendiri di laut untuk waktu yang lama," ucapnya.

Sementara angkatan udara Taiwan mendapat keuntungan dari barang-barang mahal seperti F-16 baru dan yang ditingkatkan, angkatan laut adalah fokus Tsai Ing Wen berikutnya, dengan kapal selam dalam produksi dan tahun lalu meluncurkan armada korvet siluman yang mampu bermanuver.

Korvet kelas Tuo Chiang yang baru telah dijuluki oleh angkatan laut Taiwan sebagai "pembunuh kapal induk" karena dilengkapi dengan rudal anti-kapal. Kapal ini juga dapat membawa rudal anti-pesawat Sky Sword.

Baca juga: China Semakin Agresif, AS Tegaskan Siap Bela Filipina dan Taiwan

Tsai telah memperkuat industri senjata dalam negeri untuk mencoba membuat Taiwan menjadi mandiri.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved