Kerap Berteriak Soal HAM, Kesetaraan Ras AS Ternyata Lebih Rendah dari China

Selasa, 13 April 2021 - 15:21 WIB
loading...
A A A
"Sebuah jajak pendapat yang dirilis pada Oktober 2020 oleh nonpartisan Pew Research Center menunjukkan bahwa orang Amerika terbagi secara merata mengenai apakah peningkatan fokus pada ras dan ketidaksetaraan rasial akan menyebabkan perubahan kebijakan besar yang mengatasi ketidaksetaraan rasial," kata US News.

Baca juga: Pria Asia Dipukuli Hingga Pingsan di Subway, Penumpang Lain Hanya Menonton

"Studi yang sama menunjukkan proporsi yang jauh lebih besar dari responden kulit hitam yang mengatakan bahwa mereka lebih memperhatikan masalah ras dan ketidaksetaraan ras daripada responden kulit putih," demikian bunyi laporanUS News.

Hasil survei ini muncul bertepatan dengan mencuatnya sentimen anti Asia.Pandemi virus Corona baru dan dugaan asalnya dari Wuhan, China, telah dikutip oleh para pelaku sebagai salah satu motif lonjakan diskriminasi anti-Asia di Amerika Serikat selama setahun terakhir.

Kejahatan kebencian terhadap Asia-Amerika telah melonjak selama empat tahun terakhir. Dari 19 Maret 2020 hingga 28 Februari 2021, ada lebih dari 3.795 insiden kebencian, termasuk pelecehan verbal dan penyerangan fisik, terhadap warga Asia-Amerika dan Kepulauan Pasifik di Amerika Serikat yang dilaporkan ke Stop AAPI Hate, sebuah organisasi nirlaba yang melacak insiden tersebut.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved