Di Tengah Kebuntuan Diplomasi, Korut Terus Kembangkan Kemampuan Rudal Balistik

Senin, 12 April 2021 - 06:00 WIB
loading...
Di Tengah Kebuntuan...
Ilustrasi
A A A
PYONGYANG - Dalam aktivitas lanjutan pengujian balistik setelah jeda selama setahun, Korea Utara (Korut) telah menunjukkan senjata yang berpotensi berkemampuan nuklir. Ini menunjukkan bagaimana Pyongyang terus memperluas kemampuan militernya di tengah kebuntuan diplomasi dengan Amerika Serikat (AS).

Dua rudal jarak pendek yang ditembakkan Korut pada pertengahan Maret adalah provokasi pertama yang berarti sejak pelantikan Joe Biden.

Baca: Kim Jong-un: Korea Utara Menghadapi Situasi Terburuk yang Pernah Ada

Biden telah menyampaikan tanggapan terbatas atas peluncuran tersebut, dengan mengatakan akan ada tanggapan serius. Sementara Korut memilih untuk meningkatkan program rudalnya.

Sejak uji coba rudal dan nuklir Korut yang provokatif pada tahun 2016 dan 2017, sebagian besar fokus AS tertuju pada rudal balistik antarbenua yang menimbulkan ancaman langsung ke tanah Amerika.

Tapi, para ahli mengatakan, gudang senjata bahan bakar padat jarak pendek Korut yang semakin meningkat menimbulkan ancaman lebih serius, khususnya bagi dua sekutu AS, yakni Korea Selatan (Korsel) dan Jepang. Dan, peluncuran terbaru menggarisbawahi upaya Korut untuk meningkatkan kapasitasnya dalam mengirimkan serangan nuklir dan sistem pertahanan rudal yang luar biasa.

Baca: Seoul Berharap China Turut Andil Dalam Proses Perdamaian Korsel-Korut
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Berita Terkini
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved