Anggota Parlemen Israel Dipukuli Polisi karena Protes Permukiman Yahudi

Sabtu, 10 April 2021 - 17:09 WIB
loading...
Anggota Parlemen Israel...
Polisi memukuli anggota parlemen Ofer Cassif. Foto/afp/alarabiya
A A A
YERUSALEM - Seorang anggota parlemen Israel mengatakan polisi memukulinya ketika dia mengikuti demonstrasi menentang permukiman Yahudi di Yerusalem timur yang dicaplok Israel.

Ofer Cassif adalah anggota parlemen Yahudi dari aliansi Daftar Gabungan yang sebagian besar etnis Arab. Dia menghadiri protes terhadap perluasan permukiman Yahudi di Sheikh Jarrah, lingkungan Palestina di Yerusalem timur yang diduduki Israel.

Seorang koresponden AFP di tempat kejadian menyaksikan para polisi mencengkeram Cassif dan mendorongnya hingga jatuh.

Baca juga: Ketua Partai Zionis Relijius Siap Usir Muslim dan Arab dari Israel

Rekaman insiden itu ditayangkan Channel 13 News. Para pengunjuk rasa terdengar meneriakkan "anggota parlemen" dalam bahasa Ibrani.

Baca juga: Rezim Zionis: ICC Tak Berwenang Selidiki Israel soal Kejahatan Perang

“Mereka mulai memukuli saya, mereka memecahkan kacamata saya, mereka menjadi gila,” ujar Cassif dalam rekaman Channel 13.

Baca juga: Aksi Tabrak Lari, Pemukim Yahudi Bunuh Wanita Palestina Umur 73 tahun

"Mereka tidak peduli saya anggota parlemen," katanya.

Juru bicara Cassif Itai Aknin mengatakan kepada AFP bahwa anggota parlemen yang terluka itu telah dibawa ke rumah sakit dan demonstrasi berjalan "damai dan tenang" sebelum polisi tiba.

Pernyataan polisi mengatakan penyelidikan awal menunjukkan seorang pengunjuk rasa telah "menyerang salah satu petugas".

"Penyerang dibebaskan setelah menjadi jelas bahwa dia adalah anggota parlemen," papar pernyataan kepolisian.

Anggota parlemen sayap kanan Gideon Saar menulis tweet setelah insiden tersebut. "Kekerasan brutal polisi terhadapnya (Cassif) adalah pukulan mematikan bagi parlemen dan kekebalan parlemen," papar Saar.

Saar mengatakan dia "membenci" pandangan Cassif. Saar adalah mantan loyalis Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mendukung permukiman Israel.

Pemimpin oposisi sayap tengah Yair Lapid menyebut insiden itu "mengejutkan" dan mendesak polisi untuk menyelidiki.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Makin Brutal, Pemukim...
Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved