Bentrok di Perbatasan Kolombia, Venezuela Tangkap Anggota Kartel Sinaloa

Sabtu, 10 April 2021 - 10:43 WIB
loading...
Bentrok di Perbatasan...
Militer Venezuela menangkap anggota kartel Sinaloa setelah terlibat bentrok di perbatasan Kolombia. Foto/Ilustrasi
A A A
CARACAS - Pasukan Venezuela menahan anggota kartel narkoba Sinaloa Meksiko selama bentrokan dengan kelompok bersenjata di dekat perbatasan barat dengan Kolombia . Hal itu diungkapkan pejabat tinggi militer Venezuela.

Militer Venezuela pada 21 Maret melancarkan serangan terhadap kelompok bersenjata Kolombia di negara bagian barat Apure. Sekitar delapan tentara Venezuela tewas selama operasi itu, yang menyebabkan sekitar 5.000 orang mengungsi melintasi perbatasan.

"Kami bahkan menangkap beberapa individu dari kartel Sinaloa," kata kepala komando operasional strategis Venezuela, Remigio Ceballos, dalam panggilan telepon yang disiarkan di televisi pemerintah seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (10/4/2021).

Baca juga: Berkhianat, Bos Kartel Narkoba Meksiko Dihabisi dan Dibungkus Plastik

Ceballos tidak merinci nama orang-orang yang ditahan, atau berapa banyak anggota kartel yang ditahan. Dia mengatakan beberapa individu dari Brasil juga ditahan, dan semua akan diajukan ke pengadilan negara itu.

Pertempuran itu terjadi di dekat kota perbatasan La Victoria, sekitar 628 km barat daya ibu kota Venezuela, Caracas.

Kementerian informasi Venezuela tidak segera menanggapi permintaan untuk rincian lebih lanjut tentang penangkapan tersebut.

Baca juga: Putri Raja Narkoba Meksiko Mengaku Bersalah atas Tuduhan AS

Pemerintah Kolombia mengatakan bahwa kartel Sinaloa aktif di negara Amerika Selatan itu dan memiliki aliansi dengan kelompok pemberontak lokal, termasuk Tentara Pembebasan Nasional (ELN) dan mantan anggota Pasukan Bersenjata Revolusioner Kolombia (FARC) yang telah menolak perdamaian 2016 Sepakat.

Venezuela, yang minggu ini membentuk unit militer khusus untuk wilayah perbatasan, belum merinci kelompok mana yang mereka lawan di sepanjang perbatasan. Kritikus Presiden Nicolas Maduro mengatakan para pejuang itu termasuk gerilyawan FARC pembangkang yang sebelumnya diakomodasi oleh pemerintahnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Alex Saab, Eks Menteri...
Alex Saab, Eks Menteri Venezuela Sekutu Maduro, Diusir ke AS untuk Kedua Kalinya
Venezuela Tolak Tawaran...
Venezuela Tolak Tawaran Trump untuk Jadi Negara Bagian ke-51 AS
AS Rebut 13,5 Kg Uranium...
AS Rebut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Akan Digunakan Membuat Bom Nuklir?
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved