Venezuela Tolak Tawaran Trump untuk Jadi Negara Bagian ke-51 AS

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:41 WIB
loading...
Venezuela Tolak Tawaran...
Venezuela tolak tawaran Donald Trump untuk jadi negara bagian ke-51 AS. Foto/X
A A A
CARACAS - Venezuela “tidak pernah” mempertimbangkan untuk menjadi negara bagian ke-51 AS, seperti yang disarankan oleh Presiden AS Donald Trump setelah penangkapan pemimpin yang digulingkan Nicolas Maduro. Itu diungkapkan presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez.

“Itu tidak akan pernah dipertimbangkan, karena jika ada satu hal yang dimiliki oleh kami, pria dan wanita Venezuela, adalah bahwa kami mencintai proses kemerdekaan kami, kami mencintai para pahlawan dan pahlawan wanita kemerdekaan kami,” kata Delcy Rodriguez kepada wartawan saat meninggalkan sidang di Mahkamah Internasional di Den Haag.

Sejak menjabat, Rodriguez telah melonggarkan pembatasan Venezuela terhadap investasi asing di sektor minyak sementara AS telah melonggarkan sanksi terhadap minyak bumi negara itu.

Sejak Amerika Serikat menangkap Maduro pada 3 Januari, Trump telah membual tentang kendalinya atas negara Karibia yang kaya minyak itu, dan dilaporkan mengatakan kepada Fox News pada hari Senin bahwa ia "serius" mempertimbangkan untuk menjadikan Venezuela sebagai negara bagian ke-51.

Dan dalam sebuah unggahan di jaringan Truth Social miliknya pada bulan Maret, pemimpin AS itu menulis: “Hal-hal baik terjadi pada Venezuela akhir-akhir ini! Saya bertanya-tanya tentang apa keajaiban ini? NEGARA BAGIAN, #51, ADA YANG TERTARIK?”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Selat Hormuz Membara,...
Selat Hormuz Membara, Iran Ancam Tembak Kapal-Kapal Tanker yang Tak Patuhi Aturan
Rekomendasi
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
Berita Terkini
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved