Berkhianat, Bos Kartel Narkoba Meksiko Dihabisi dan Dibungkus Plastik
Senin, 22 Maret 2021 - 13:02 WIB
loading...
Ilustrasi jasad korban pembunuhan. Foto/SINDOnews.com
A
A
A
MEXICO CITY - Salah seorang bos di kelompok kartel narkoba Meksiko ditemukan tewas dengan jasad dibungkus plastik di bangku taman kota. Dia dibunuh setelah berkhianat dan membentuk geng sendiri.
Pihak berwenang Meksiko mengatakan mereka yakin jasad yang terbungkus rapat yang ditemukan di taman Jalisco pekan lalu adalah jasad Carlos "El Cholo" Enrique Sanchez, mantan salah satu petinggi Jalisco New General Cartel (JNGC).
Baca juga: Iran Hendak Serang Pangkalan Fort McNair, Ingin Habisi Jenderal AS
Menurut Mexico News Daily yang dikutip New York Post, Senin (23/3/20201), dia keluar dari JNGC untuk membentuk gengnya sendiri pada tahun 2017.
Polisi mengatakan jasad korban ditemukan hari Kamis pekan lalu di Jardin Hidalgo dengan dua tanda disematkan di tubuhnya dengan pisau, termasuk satu yang bertuliskan dalam bahasa Spanyol, "Pengkhianat El Cholo".
Laporan lain menyebutkan korban dibunuh setelah muncul klaim bahwa dia telah bekerja sama dengan polisi.
"Materi ini menegaskan adanya strategi yang diatur untuk mengguncang negara oleh kelompok kejahatan terorganisir," kata Jaksa Agung Jalisco Gerardo Octavio Solis Gomez.
Pihak berwenang Meksiko mengatakan mereka yakin jasad yang terbungkus rapat yang ditemukan di taman Jalisco pekan lalu adalah jasad Carlos "El Cholo" Enrique Sanchez, mantan salah satu petinggi Jalisco New General Cartel (JNGC).
Baca juga: Iran Hendak Serang Pangkalan Fort McNair, Ingin Habisi Jenderal AS
Menurut Mexico News Daily yang dikutip New York Post, Senin (23/3/20201), dia keluar dari JNGC untuk membentuk gengnya sendiri pada tahun 2017.
Polisi mengatakan jasad korban ditemukan hari Kamis pekan lalu di Jardin Hidalgo dengan dua tanda disematkan di tubuhnya dengan pisau, termasuk satu yang bertuliskan dalam bahasa Spanyol, "Pengkhianat El Cholo".
Laporan lain menyebutkan korban dibunuh setelah muncul klaim bahwa dia telah bekerja sama dengan polisi.
"Materi ini menegaskan adanya strategi yang diatur untuk mengguncang negara oleh kelompok kejahatan terorganisir," kata Jaksa Agung Jalisco Gerardo Octavio Solis Gomez.
Lihat Juga :