Alex Saab, Eks Menteri Venezuela Sekutu Maduro, Diusir ke AS untuk Kedua Kalinya

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:29 WIB
loading...
Alex Saab, Eks Menteri...
Alex Saab (kiri), mantan Menteri Perindustrian Venezuela yang juga sekutu dekat presiden terguling Nicolas Maduro, telah diusir ke Amerika Serikat. Foto/X @AlexNSaab
A A A
CARACAS - Mantan Menteri Perindustrian Venezuela, Alex Saab, yang dikenal sebagai sekutu dekat presiden terguling Nicolas Maduro, telah diusir ke Amerika Serikat (AS) pada hari Sabtu. Ini adalah pengusiran yang kedua kalinya bagi Saab.

Saab sebenarnya merupakan pengusaha kelahiran Kolombia. Namun, dia dekat dengan pemerintah Venezuela di masa lalu dan akhirnya direkrut dalam kabinet Maduro saat berkuasa.

Baca Juga: Pasukan Khusus AS Ditangkap karena Bertaruh dan Menang Rp7 Miliar dalam Penculikan Maduro

“Tindakan deportasi ini diambil dengan mempertimbangkan fakta bahwa warga negara Kolombia tersebut terlibat dalam berbagai kejahatan di Amerika Serikat, sebagaimana diketahui publik dan telah dilaporkan,” bunyi pernyataan pemerintah Venezuela, seperti dikutip dari AFP, Minggu (17/5/2026).

Saab dekat dengan pemerintah Venezuela pada tahun-tahun terakhir kepresidenan tokoh sayap kiri Hugo Chavez (1999-2013) dan kemudian mengelola jaringan impor yang luas untuk pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

Dia pertama kali ditangkap di Cape Verde pada tahun 2020 atas tuduhan pencucian uang dan korupsi dan diekstradisi ke Amerika Serikat pada tahun berikutnya, tetapi dia dibebaskan pada tahun 2023 sebagai bagian dari pertukaran tahanan dengan Venezuela.

Maduro merekrut Saab ke kabinetnya pada tahun berikutnya. Tapi, tak lama setelah AS menangkap Maduro dalam penggerebekan di Caracas Januari lalu, presiden sementara Venezuela Delcy Rodriguez memecat Saab dari semua jabatan.

Meskipun ekstradisi warga negara Venezuela secara teknis dilarang berdasarkan konstitusi, otoritas imigrasi negara tersebut menetapkan bahwa Saab adalah warga negara Kolombia dan memerintahkannya untuk dideportasi ke Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Anggota Kongres AS:...
Anggota Kongres AS: Kesepakatan dengan Iran Adalah Kekalahan Trump dan Amerika!
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Pernikahan Tragis! Ayah...
Pernikahan Tragis! Ayah Mempelai Wanita Tewas akibat Serangan Jantung setelah Ribut soal Mahar
Rekomendasi
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Fans Jepang Punguti...
Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2
Toyota Fortuner Generasi...
Toyota Fortuner Generasi Terbaru Resmi Diperkenalkan, Ini Tampangnya
Berita Terkini
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
2 Helikopter Tabrakan...
2 Helikopter Tabrakan di Rio de Janeiro Tewaskan 6 Orang, Termasuk Penyanyi Oliver Tree
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved