Cemburu, Seorang Suami Tusuk Istrinya 300 Kali hingga Tewas

Sabtu, 10 April 2021 - 04:21 WIB
loading...
Cemburu, Seorang Suami...
George Leather, 60, suami di Inggris yang menusuk istrinya sekitar 300 kali hingga tewas. Foto/The Mirror
A A A
PRESCOT - Seorang suami yang pencemburu dan pengontrol menusuk istrinya hingga 300 kali dengan pisau selama pembunuhan biadab November tahun lalu di Inggris . Kini pelaku diadili dan akan dihukum penjara minimal selama 18 tahun.

George Leather, 60, menggunakan empat pisau berbeda untuk menusuk serta memutilasi wajah dan kepala istrinya; Paula Leather, 56, seorang pekerja Asda.

Baca juga: Di Vanuatu, Sosok Pangeran Philip Disembah seperti Dewa

Menurut keterangan pengadilan, serangan mengerikan, termasuk tusukan hingga 300 kali membuat korban hanya bisa diidentifikasi dari tato dan arlojinya.

Setelah mematahkan beberapa bilah selama pembunuhan, Leather meninggalkan korban di kaki tangga rumah mereka di Prescot, Merseyside, dan pergi mandi.

Dia awalnya membantah membunuh korban, tetapi pada sidang Pengadilan Liverpool Crown hari Jumat (9/4/2021) pagi, dia mengubah pengakuannya menjadi mengaku bersalah.

"Itu adalah episode kebiadaban yang tak terkatakan dan biadab," kata Hakim Andrew Menary, sepert dikutip The Mirror.

Pengadilan mendengar kesaksian bahwa pasangan itu bersama selama lebih dari 40 tahun dan memiliki tiga anak dewasa dan satu cucu selama 34 tahun pernikahan mereka.

Tapi tak lama setelah pukul 01.00 pagi pada 16 November tahun lalu, saudara laki-laki Leather, Peter Leather, menerima telepon yang mengatakan "sebaiknya dia berkeliling" ke rumah pasangan itu.

Jaksa penuntut, Gordon Cole, mengatakan Peter dan istrinya Jayne prihatin tentang kesehatan mental terdakwa, karena selama lebih dari 20 tahun Leather menuduh istrinya berselingkuh.

Dia mengatakan saksi lain menggambarkan Leather sebagai "sangat cemburu dan posesif", dan dia tidak ingin Paula berhubungan dengan teman dan keluarga.

Dia juga merusak dan menghancurkan harta benda ketika dia marah pada korban.

Namun, Cole mengatakan tidak ada bukti yang menunjukkan Paula berselingkuh, dan pada kenyataannya bukti "membuktikan sebaliknya".

Kakak ipar Leather menelepon polisi pada pukul 01.18 pagi dan memberi tahu kejadian itu. Pelaku menjelaskan bahwa dia telah membunuh istrinya dan jasad sang istri berada di bawah tangga rumah.

Polisi dan paramedis tidak dapat berbuat apa-apa untuk menyelamatkan korban ketika mereka tiba di lokasi kejadian.

Para retangga mengaku mendengar suara berisik sekitar pukul 23.00 malam pada tanggal 15 November, di mana seorang wanita berteriak dan berulang kali meneriakkan "George".

Petugas polisi menemukan Paula berlumuran darah, yang juga terciprat di lantai, dinding dan berbagai barang, termasuk pisau patah, bilah dan gagang di aula, ruang duduk dan dapur.

Saat diinterogasi, Leather tidak bisa menjelaskan bagaimana dia menjadi begitu kejam tetapi percaya sang istri tidak setia.

Menurut keterangan di pengadilan, Leather mengaku bertengkar dengan sang istri. Dia memukul, menjatuhkan korban ke lantai dan kemudian pergi ke dapur untuk mengambil pisau.

Tiga anak korban, yang semuanya sudah dewasa, membacakan pernyataan yang kuat dan mengharukan di mana mereka mengecam ayah mereka yang telah mengendalikan Ibu mereka dan mengambil nyawanya dalam serangan biadab.

Baca juga: Terungkap, Bos ISIS yang Sekarang Eks Tahanan yang Bantu AS

Pembela terdakwa, Julian Nutter, mengatakan Leather sudah mengaku bersalah. Menurutnya, tiga laporan psikiatri tidak menemukan bukti apa pun untuk mendukung pembelaan.

Menurutnya, Leather masih mencintai keluarganya dan menganggap Paula untuk menjadi istri terbaik yang bisa diinginkan seorang pria dan masih mencintai dan merindukannya.

Hakim Menary mengatakan pada Leather: "Terus terang, tidak mungkin melebih-lebihkan tingkat kekerasan yang Anda gunakan—fitur dari kasus ini yang pasti memiliki efek yang mendalam dan bertahan lama pada keluarga."

"Korban adalah istri yang setia dan mendukung meskipun terkadang sikap Anda sangat sulit dan merendahkan dia," lanjut hakim. "Tuduhan bahwa korban tidak setia adalah isapan jempol dari imajinasi Anda."

Hakim juga membuat perintah penahanan tidak terbatas yang mencegah Leather menghubungi para kerabatnya, termasuk anak-anaknya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo Energy dan BP per 22 Juni 2026
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Berita Terkini
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved