Terungkap, Ketakutan AS Gabung Kembali dengan Perjanjian Open Skies

Kamis, 08 April 2021 - 10:40 WIB
loading...
A A A
Harapan mereka bukannya tanpa alasan: sehari setelah Trump mengumumkan pengunduran diri, Biden mengatakan langkah itu akan memperburuk ketegangan yang meningkat antara Barat dan Rusia, serta meningkatkan risiko salah perhitungan dan konflik.

Dia melanjutkan, mengatakan bahwa AS harus menanggapi dugaan pelanggaran Rusia bukan dengan menarik diri dari perjanjian, tetapi dengan berusaha menyelesaikannya melalui implementasi perjanjian dan mekanisme sengketa.

Keberatan utama AS adalah penolakan Rusia atas penerbangan spesifik tertentu di atas Kaliningrad Oblast serta di atas wilayah yang berbatasan dengan Abkhazia dan Ossetia Selatan. Namun, Rusia mengatakan keputusan Kaliningrad berada dalam batasan perjanjian karena menyangkut keamanan wilayah udara. Sedangkan Abkhazia dan Ossetia Selatan adalah negara bagian yang memisahkan diri dari Georgia yang diakui oleh Rusia tetapi tidak oleh AS, yang menimbulkan perselisihan tentang apakah keduanya merupakan perbatasan internasional atau tidak.

Setelah AS mengumumkan penarikannya, Sergei Ryzhkov, kepala Pusat Nasional Pengurangan Bahaya Nuklir Kementerian Pertahanan Rusia, menyebut alasan Amerika sebagai "dalih" untuk menolak akses Rusia ke wilayah udara AS dan karena keinginan Amerika untuk mengontrol semua ruang (sistem komunikasi, navigasi, pengendalian puing-puing ruang angkasa, penginderaan jauh Bumi, dll.), dan mendapatkan keuntungan besar dari hal ini di masa depan dengan menjual bahan yang relevan"

Pada hari Selasa, Angkatan Udara AS mengumumkan keputusannya untuk menghapus pesawat OC-135 Open Skies yang sudah tua yang secara khusus dibangun agar sesuai dengan batasan perjanjian, tanpa menggantinya. Pesawat khusus Rusia sendiri, Tu-214ON, yang mulai beroperasi pada 2019, telah digunakan kembali untuk tugas pengintaian lainnya.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved