Flu Spanyol Bunuh 50 Juta Jiwa pada 1918, Jangan Terulang pada Covid-19
Sabtu, 18 April 2020 - 22:04 WIB
loading...
A
A
A
Faktanya, satu acara besar pada akhir gelombang pertama pandemi 1918 memicu munculnya gelombang kedua yang lebih mematikan.
![Flu Spanyol Bunuh 50 Juta Jiwa pada 1918, Jangan Terulang pada Covid-19]()
Pelajaran selanjutnya, orang dewasa dan muda yang sehat dapat menjadi korban. “Pandemi 1918 membunuh banyak pemuda yang sehat,” ungkap M Barry, professor di Universitas Tulane.
Sekitar dua per tiga kematian adalah pemuda berumur 18 hingga 50 tahun. “Korban meninggal terbanyak berusia 28 tahun,” kata Barry.
Pelajaran selanjutnya, jangan menggunakan obat yang belum terbukti khasiatnya untuk melawan virus itu. Saat pandemi flu Spanyol dan virus corona, ada dua tantangan utama yakni belum ada vaksin dan perawatan yang tepat secara ilmiah.
Pada 1918, sejumlah obat baru dikembangkan, hingga berbagai jenis minyak dan herbal. Pada 2020, ada spekulasi tentang khasiat hydroxychloroquine untuk merawat pasien virus corona.
Studi terbaru menemukan hydroxychloroquine tidak membantu pasien virus corona di rumah sakit, justru beberapa pasien mengalami detak jantung tidak normal.

Pelajaran selanjutnya, orang dewasa dan muda yang sehat dapat menjadi korban. “Pandemi 1918 membunuh banyak pemuda yang sehat,” ungkap M Barry, professor di Universitas Tulane.
Sekitar dua per tiga kematian adalah pemuda berumur 18 hingga 50 tahun. “Korban meninggal terbanyak berusia 28 tahun,” kata Barry.
Pelajaran selanjutnya, jangan menggunakan obat yang belum terbukti khasiatnya untuk melawan virus itu. Saat pandemi flu Spanyol dan virus corona, ada dua tantangan utama yakni belum ada vaksin dan perawatan yang tepat secara ilmiah.
Pada 1918, sejumlah obat baru dikembangkan, hingga berbagai jenis minyak dan herbal. Pada 2020, ada spekulasi tentang khasiat hydroxychloroquine untuk merawat pasien virus corona.
Studi terbaru menemukan hydroxychloroquine tidak membantu pasien virus corona di rumah sakit, justru beberapa pasien mengalami detak jantung tidak normal.
(sya)
Lihat Juga :