Prancis Minta Iran Kooperatif Saat Pertemuan di Wina

Minggu, 04 April 2021 - 16:07 WIB
loading...
Prancis Minta Iran Kooperatif...
Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Yves Le Drian meminta Iran untuk bersikap konstruktif selama pembicaraan di Wina, Austria, pekan depan. Foto/REUTERS
A A A
PARIS - Menteri Luar Negeri Prancis , Jean-Yves Le Drian meminta Iran untuk bersikap konstruktif selama pembicaraan di Wina, Austria, pekan depan. Pembicaraan itu adalah upaya lainuntuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir.

Le Drian, yang berbicara pasca melakukan percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, menekankan bahwa dia telah meminta Teheran untuk menghindari pelanggaran lebih lanjut terhadap komitmen nuklirnya.

"Saya telah mendorong Iran untuk bersikap konstruktif selama diskusi yang akan berlangsung," katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada MInggu (4/4/2021).

Dia kemudian menuturkan bahwa pertemuan di Wina akan membantu penandatangan pakta nuklir 2015 dan Amerika Serikat (AS) untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan untuk kembali ke kepatuhan penuh.

Sementara itu, di sisi lain, Zarif mengatakan bahwa dia berharap Prancis untuk menunjukkan sikap yang konstruktif. Baca juga: Prancis Tidak Terima Serangan Udaranya Dilaporkan Hantam Pesta Pernikahan

Diplomat senior Iran mengatakan dia telah meminta Prancis untuk menghormati komitmennya di bawah perjanjian itu dan untuk berhenti mematuhi sanksi ilegal yang dijatuhkan oleh AS.

Iran sendiri sebelumnya telah menegaskan sangat menolak proposal pencabutan sanksi AS secara bertahap. Teheran menegaskan semua sanksi AS harus dicabut sekaligus. Baca juga: Iran Tolak Pertemuan dengan AS di Wina
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
ANCAMAN KERAS IRAN!...
ANCAMAN KERAS IRAN! Kirim Pesan Menghancurkan, Tantang AS Perang Terbuka!
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Kejutan! Paraguay Singkirkan...
Kejutan! Paraguay Singkirkan Jerman Lewat Adu Penalti
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Berita Terkini
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved