Putra Presiden Biden Pernah Kecanduan Narkoba hingga Tiduri Penari Telanjang
Sabtu, 03 April 2021 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
"Keputusan itu tidak pernah terasa gegabah atau sembrono. Rasanya mendesak. Rasanya seperti saya telah diberi penangguhan hukuman. Saya merasakan keberuntungan yang menakjubkan dari seorang pria yang setuju untuk bertemu dengan seorang wanita untuk minum kopi ketika itu semua mustahil baginya untuk meninggalkan kamar hotel tanpa pipa crack di tangannya, dan yang jatuh cinta pada pandangan pertama," tulis Hunter.
Tahun lalu mereka memiliki seorang putra, yang mereka beri nama Beau.
Hunter Biden menjadi sorotan Oktober lalu ketika New York Post menulis pengungkapan tentangnya mengutip informasi yang diperoleh dari laptop yang diduga milik Hunter.
Surat kabar itu mengatakan Hunter membawa laptopnya ke toko IT di Delaware untuk diperbaiki, tetapi tidak pernah kembali untuk mengambilnya.
Artikel surat kabar itu menyatakan bahwa dokumen yang ditemukan di laptop menunjukkan bahwa Joe Biden menggunakan posisinya ketika dia menjadi wakil presiden Amerika Serikat untuk membantu putranya dalam urusan bisnis di Ukraina dan China.
Mantan Presiden Donald Trump dan Partai Republik mengeklaim bahwa jaringan media sosial membatasi penyebaran cerita, sementara media arus utama gagal memberikan liputan media karena pengungkapan tersebut.
Joe Biden, yang saat ini jadi Presiden AS, membantah dia atau putranya melakukan kesalahan. Namun, Hunter Biden baru-baru ini mengatakan laptop itu benar-benar miliknya, tetapi dia tidak pernah membawanya ke toko IT dan menduga perangkat itu dicuri atau diretas oleh intelijen Rusia.
Tahun lalu mereka memiliki seorang putra, yang mereka beri nama Beau.
Hunter Biden menjadi sorotan Oktober lalu ketika New York Post menulis pengungkapan tentangnya mengutip informasi yang diperoleh dari laptop yang diduga milik Hunter.
Surat kabar itu mengatakan Hunter membawa laptopnya ke toko IT di Delaware untuk diperbaiki, tetapi tidak pernah kembali untuk mengambilnya.
Artikel surat kabar itu menyatakan bahwa dokumen yang ditemukan di laptop menunjukkan bahwa Joe Biden menggunakan posisinya ketika dia menjadi wakil presiden Amerika Serikat untuk membantu putranya dalam urusan bisnis di Ukraina dan China.
Mantan Presiden Donald Trump dan Partai Republik mengeklaim bahwa jaringan media sosial membatasi penyebaran cerita, sementara media arus utama gagal memberikan liputan media karena pengungkapan tersebut.
Joe Biden, yang saat ini jadi Presiden AS, membantah dia atau putranya melakukan kesalahan. Namun, Hunter Biden baru-baru ini mengatakan laptop itu benar-benar miliknya, tetapi dia tidak pernah membawanya ke toko IT dan menduga perangkat itu dicuri atau diretas oleh intelijen Rusia.
(min)
Lihat Juga :