Putra Presiden Biden Pernah Kecanduan Narkoba hingga Tiduri Penari Telanjang

loading...
Putra Presiden Biden Pernah Kecanduan Narkoba hingga Tiduri Penari Telanjang
Presiden Amerika Serikat Joe Biden dan putra keduanya Hunter Biden. Foto/REUTERS
WASHINGTON - Putra kedua Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Hunter Biden , mengungkap masa lalunya yang kelam dalam buku memoar "Beautiful Things". Di buku itulah, dia mengungkap pernah kecanduan narkoba, selingkuh dengan kakak iparnya, hingga berhubungan seks dengan penari telanjang.

Putra presiden yang kini berusia 51 tahun itu menulis bahwa setelah kakak laki-lakinya; Beau Biden, meninggal akibat kanker otak pada tahun 2015, dia terjerembab ke dalam minuman keras dan pesta mabuk-mabukan. "Saya tidak pernah merasa lebih sendirian. Saya kehilangan harapan," tulis dia.

Baca juga: Menlu Arab Saudi: Normalisasi dengan Israel Akan Bermanfaat Luar Biasa

Biden mengungkap bahwa pesta narkoba dan minum kerasnya terkadang berlangsung hingga 16 jam.

Pada satu titik, dia bahkan mengizinkan seorang pecandu crack, yang dia beli narkobanya, untuk tinggal bersamanya di Washington. Suatu hari dia hampir terbunuh setelah seorang pecandu narkoba di jalan menodongkan pistol ke wajahnya saat dia mencari narkoba.



Setelah melakukan detoksifikasi di sebuah fasilitas obat di Arizona, dia memutuskan untuk bertemu dengan kakak iparnya dan saat itulah hubungan perselingkuhan mereka dimulai. Hunter menggambarkan bagaimana dia terpesona oleh mata Hallie yang "menghipnotis" dan "memikat" serta "senyum kucing Cheshire" miliknya.

"Saya berada di titik terendah saya, dia paling membutuhkan, dan kami berpelukan satu sama lain dengan mengabaikan. Tidak ada pertanyaan tentang kekuatan tak terlihat di tengah semua itu: Beau," lanjut tulisan Hunter Biden.

"Dinamika tak terucap dan tak diakui inilah yang mulai mendorong kami berdua: gagasan bahwa kita bisa menjaga Beau tetap hidup dengan bersama—bahwa dengan mencintai satu sama lain kita entah bagaimana bisa mencintainya kembali ke keberadaannya."

Hunter mengatakan perselingkuhannya dengan kakak iparnya "dibangun atas dasar kebutuhan, harapan, kelemahan, dan malapetaka". Dia tinggal di rumah kakak iparnya dan membantunya dengan kedua anaknya—Naomi dan Robert—yang berusia 11 dan 9 tahun saat itu—menjemput mereka dari pertandingan sepak bola dan menidurkan mereka dengan menceritakan kisah tentang ayah mereka, Beau.

Hunter menulis bahwa dengan melakukan hal-hal itu, dia ingin merasakan "kehadiran" saudaranya dan tidak berniat menggantikannya. Namun, dia mengakui bisa jadi "keegoisan" yang membuatnya melanjutkan perselingkuhan.



"Adalah sakit jiwa tidur dengan istri kakak laki-laki saya," imbuh Hunter.

Rincian lain yang diterbitkan dalam kutipan memoar tersebut meliputi Beau Biden yang memutuskan untuk menjalani radiasi meskipun diberi kesempatan satu persen untuk bertahan hidup. Hunter mengatakan terapi itu membuat saudaranya sangat lemah sehingga dia tidak dapat menggunakan kamar mandi sendiri.

"Jika saya harus melakukannya lagi, saya tidak akan pernah setuju untuk membuat Beau melewati radiasi. Mengingat kemungkinan dia datang dan rasa sakit serta defisit yang ditimbulkannya, itu hampir biadab," tulisnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top