Sebut Ide Bodoh, Jenderal AU dan AD Amerika Berseteru soal Rudal Jarak

Sabtu, 03 April 2021 - 08:27 WIB
loading...
A A A
“Ketika Anda melihat apa yang telah dilakukan beberapa pesaing kami dengan kemampuan anti-access/area denial, mereka memasang sistem pertahanan udara dan rudal yang sangat rumit, mereka telah memasang kemampuan anti-kapal yang sangat rumit, dan pada dasarnya mereka mencoba mengembangkan diri," katanya. "Argumen yang kami miliki adalah Anda ingin memiliki banyak opsi untuk melakukan itu."

Posisi itu telah membuat kesal beberapa pendukung kekuatan udara yang percaya armada pembom Angkatan Udara menghadirkan pilihan yang lebih efektif untuk menembus wilayah udara musuh dan menghancurkan pertahanan rudal musuh. Namun, para pemimpin Angkatan Udara Amerika sebagian besar tetap diam tentang kekhawatiran mereka tentang bagaimana rencana Angkatan Darat dapat menggerogoti anggaran pertahanan.

Dalam podcast tersebut, Ray berpendapat bahwa Angkatan Darat belum membuktikan bahwa mereka bisa mendapatkan sekutu dan mitra di Pasifik Barat untuk mendaftar menjadi tuan rumah sistem senjata yang diharapkan akan dikembangkan oleh layanan tersebut.

“Ada banyak negara yang harus menyetujui ini. Saya bisa melihat beberapa dari mereka mungkin setuju di teater Eropa, mungkin di teater Asia Tengah, tapi saya tidak melihatnya datang bersama dengan kredibilitas di Pasifik dalam waktu dekat," katanya.

"Sementara itu, Angkatan Udara secara teratur menerbangkan misi gugus tugas pembom di seluruh dunia, sehingga memposisikan aset serangan jarak jauh di teater yang siap untuk menanggapi krisis dengan cepat," kata Ray.

Baca juga: Horor, Wanita Pembom Bunuh Diri Ledakkan Diri Bersama Bayinya

Pada tahun 2022, layanan AU Amerika akan meluncurkan rudal hipersonik pertama yang diluncurkan dari udara.

“Anda memiliki seekor burung di tangan, kemampuan yang telah terbukti, tim yang tahu seperti apa rasanya, memahami bagaimana kita dapat melakukan banyak hal di seluruh dunia dengan begitu cepat, tahu bagaimana mengintegrasikan rantai pembunuhan,” katanya.

“Mengapa Anda mencoba membuat ulang itu, kecuali ada kepentingan parokial?," kecam Jenderal Ray.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!
Rekomendasi
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Puluhan Rudal dan Ratusan...
Puluhan Rudal dan Ratusan Drone Rusia Bombardir Ibu Kota Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved