Sebut Ide Bodoh, Jenderal AU dan AD Amerika Berseteru soal Rudal Jarak

Sabtu, 03 April 2021 - 08:27 WIB
loading...
Sebut Ide Bodoh, Jenderal...
Tentara AS yang ditugaskan di Brigade Artileri Lapangan ke-65 menembakkan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS) selama latihan tembakan langsung bersama dengan Angkatan Darat Kuwait, 8 Januari 2019. Foto/Sgt Bill Boecker/US Army
A A A
WASHINGTON - Jenderal Angkatan Udara (AU) dan Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat (AS) berseteru soal ide Angkatan Darat menempatkan rudal jarak jauh di Pasifik untuk melawan China. Jenderal Angkatan Udara mengecamnya sebagai ide mahal, duplikat dan bodoh.

Kecaman itu disampaikan Jenderal Timothy Ray, yang memimpin Komando Serangan Global Angkatan Udara Amerika.

Baca juga: Menlu Arab Saudi: Normalisasi dengan Israel Akan Bermanfaat Luar Biasa

“Mengapa di dunia ini kita memiliki ide yang sangat mahal ketika kita tidak—sebagai Departemen [Pertahanan]—punya uang untuk melakukan itu?,” katanya selama podcast Mitchell Institute Aerospace Advantage yang direkam pada 31 Maret.

"Beberapa anggota Kongres bertanya kepada saya. Dan tahukah Anda? Jujur saya pikir itu bodoh," ujarnya.

"Saya hanya berpikir itu adalah ide yang bodoh untuk melangkah dan menginvestasikan uang sebanyak itu yang menciptakan kembali sesuatu yang telah dikuasai layanan dan yang sudah kita lakukan sekarang. Kenapa Anda mau mencobanya? Saya mencoba untuk memastikan bahwa bahasa saya tidak sedikit lebih berwarna dari aslinya, tapi beri saya waktu istirahat," paparnya.

Upaya tembakan presisi jarak jauh saat ini menempati peringkat sebagai prioritas modernisasi teratas Angkatan Darat, dan layanan tersebut memiliki rencana untuk meluncurkan sistem rudal hipersonik yang diluncurkan di darat pada tahun 2023.

Pada bulan Maret, Angkatan Darat meluncurkan sebuah makalah strategi baru yang menjabarkan rencananya untuk berfungsi sebagai "kekuatan dalam" yang akan mengerahkan pasukan dan rudal berbasis darat di Pasifik yang mampu menghancurkan pertahanan China.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal James McConville mengatakan dalam sebuah acara acara 25 Maret di Brookings Institute mengatakan mengembangkan serangan balik strategis dan senjata hipersonik adalah sangat penting bagi Angkatan Darat untuk dapat menetralkan kapal, pertahanan udara, dan kemampuan anti-access/area denial musuh yang dapat menekan kemampuan manuver layanan AD Amerika.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Dihujani Rudal Iran,...
Dihujani Rudal Iran, Israel Ancam Balas Dendam
Rekomendasi
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Berita Terkini
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Infografis
Deretan Tokoh Penerima...
Deretan Tokoh Penerima Pangkat Jenderal Kehormatan dan Bintang Sakti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved