AS, Iran dan Anggota JCPOA Bakal Bertemu di Wina Minggu Depan

Jum'at, 02 April 2021 - 22:15 WIB
loading...
A A A
Baca juga: China Pilih Jaga Kesepakatan Nuklir Iran, Bela Hubungan Bilateral

"Ini tetap hari-hari awal, dan kami tidak mengantisipasi terobosan langsung karena akan ada diskusi yang sulit ke depan. Tapi kami yakin ini adalah langkah maju yang sehat," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Price mengatakan bahwa pembicaraan di Wina akan dimulai pada Selasa.

Pada 2018, Presiden Donald Trump secara sepihak menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran. Kesepakatan ini bertujuan mengekang program nuklir Iran. Presiden Joe Biden mengatakan AS akan bergabung kembali dengan kesepakatan nuklir setelah Teheran kembali mematuhi perjanjiannya berdasarkan kesepakatan.

Ini adalah awal dari apa yang diharapkan menjadi proses negosiasi yang panjang untuk membawa Iran dan AS kembali mematuhi kesepakatan JCPOA.

Pertemuan ini dilakukan sebelum Iran atau AS mengambil tindakan nyata untuk menyelamatkan atau kembali mematuhi perjanjian.

Baca juga: Intelijen Barat Curiga Iran Sembunyikan Alat untuk Membuat Bom Nuklir

Berita ini mengikuti pertemuan sebelumnya pada Komisi Bersama, di mana AS tidak berpartisipasi.Komisi Gabungan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), nama resmi untuk kesepakatan nuklir itu, bertemu dan mengkonfirmasi pertemuan lain akan berlangsung minggu depan di Wina.

Pertemuan ini untuk membahas prospek kemungkinan kembalinya Amerika Serikat ke JCPOA dan bagaimana memastikan implementasi penuh dan efektif dari kesepakatan oleh semua pihak, menurut pernyataan Uni Eropa.

Komisi itu akan bertemu para ahli yang relevan untuk mengidentifikasi dengan jelas pencabutan sanksi dan langkah-langkah implementasi nuklir.

Price menyebut rapat Komisi Gabungan sebagai "langkah positif."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved