AS, Iran dan Anggota JCPOA Bakal Bertemu di Wina Minggu Depan
Jum'at, 02 April 2021 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
"Kami telah menjelaskan selama berminggu-minggu sekarang bahwa kami siap untuk mengejar kembali kepatuhan dengan komitmen JCPOA kami yang konsisten dengan Iran juga melakukan hal yang sama," kata Price pada briefing Departemen Luar Negeri.
Baca juga: Iran Tes Dingin Reaktor Nuklir Arak yang Didesain Ulang
"Kami juga terbuka tentang fakta bahwa kami telah berbicara dengan mitra kami dalam konteks P5 + 1 dan di tempat lain tentang cara terbaik untuk mencapai ini, termasuk melalui serangkaian langkah awal bersama," sambungnya.
"Kami telah mencari opsi untuk melakukannya, termasuk dengan percakapan tidak langsung melalui mitra Eropa kami," ucapnya.
Iran semakin melanggar komitmennya di bawah kesepakatan nuklir 2015 yang penting sejak AS meninggalkan pakta pada Mei 2018 dan pemerintahan Trump mengejar kampanye sanksi "tekanan maksimum" terhadap Teheran.
Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengatakan dalam sebuah tweet bahwa pertemuan langsung antara AS dan Iran "tidak perlu."
"Pada pertemuan JCPOA JC virtual, Iran & UE/E3 + 2 sepakat untuk melanjutkan pembicaraan langsung di Wina pada Selasa depan," katanya.
Baca juga: Soal Kesepakatan Nuklir, AS Tidak Terburu-buru, Tunggu Pemilu Iran
"Tujuan: Dengan cepat menyelesaikan langkah-langkah pencabutan sanksi & nuklir untuk penghapusan koreografi semua sanksi, diikuti oleh Iran yang menghentikan langkah-langkah perbaikan," ia menambahkan.
Baca juga: Iran Tes Dingin Reaktor Nuklir Arak yang Didesain Ulang
"Kami juga terbuka tentang fakta bahwa kami telah berbicara dengan mitra kami dalam konteks P5 + 1 dan di tempat lain tentang cara terbaik untuk mencapai ini, termasuk melalui serangkaian langkah awal bersama," sambungnya.
"Kami telah mencari opsi untuk melakukannya, termasuk dengan percakapan tidak langsung melalui mitra Eropa kami," ucapnya.
Iran semakin melanggar komitmennya di bawah kesepakatan nuklir 2015 yang penting sejak AS meninggalkan pakta pada Mei 2018 dan pemerintahan Trump mengejar kampanye sanksi "tekanan maksimum" terhadap Teheran.
Pada hari Jumat, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif mengatakan dalam sebuah tweet bahwa pertemuan langsung antara AS dan Iran "tidak perlu."
"Pada pertemuan JCPOA JC virtual, Iran & UE/E3 + 2 sepakat untuk melanjutkan pembicaraan langsung di Wina pada Selasa depan," katanya.
Baca juga: Soal Kesepakatan Nuklir, AS Tidak Terburu-buru, Tunggu Pemilu Iran
"Tujuan: Dengan cepat menyelesaikan langkah-langkah pencabutan sanksi & nuklir untuk penghapusan koreografi semua sanksi, diikuti oleh Iran yang menghentikan langkah-langkah perbaikan," ia menambahkan.
(ian)
Lihat Juga :