Blak-blakan, Lavrov Ungkap Alasan Rusia Tolak Pertemuan dengan NATO
Jum'at, 02 April 2021 - 04:36 WIB
loading...
A
A
A
Pada bulan Februari, Stoltenberg mengatakan bahwa bola berada di pengadilan Moskow terkait hubungannya dengan blok tersebut.
"Kami perlu mengirimkan sinyal yang jelas ke Rusia," katanya. "Kalau mau bentrok, kami siap. Jika mereka ingin bekerja sama, kami akan senang," ujarnya.
Baca juga: Rusia pada NATO: Urusi Urusan Anda Sendiri!
Namun, akhir bulan itu, kepala Komando Eropa AS, Jenderal Angkatan Udara Tod D. Wolters, mengambil keputusan yang lebih keras, dengan menyatakan bahwa dalam hal memproyeksikan kekuatan Amerika di luar negeri, semua yang dilakukan AS adalah menghasilkan perdamaian.
"Kami bersaing untuk menang dan jika pencegahan gagal, kami siap untuk menanggapi agresi, terutama melalui NATO," ucapnya.
"Rusia tetap menjadi ancaman eksistensial yang bertahan lama bagi Amerika Serikat dan sekutu Eropa kami," menurut panglima militer AS itu.
"Kami perlu mengirimkan sinyal yang jelas ke Rusia," katanya. "Kalau mau bentrok, kami siap. Jika mereka ingin bekerja sama, kami akan senang," ujarnya.
Baca juga: Rusia pada NATO: Urusi Urusan Anda Sendiri!
Namun, akhir bulan itu, kepala Komando Eropa AS, Jenderal Angkatan Udara Tod D. Wolters, mengambil keputusan yang lebih keras, dengan menyatakan bahwa dalam hal memproyeksikan kekuatan Amerika di luar negeri, semua yang dilakukan AS adalah menghasilkan perdamaian.
"Kami bersaing untuk menang dan jika pencegahan gagal, kami siap untuk menanggapi agresi, terutama melalui NATO," ucapnya.
"Rusia tetap menjadi ancaman eksistensial yang bertahan lama bagi Amerika Serikat dan sekutu Eropa kami," menurut panglima militer AS itu.
(ian)
Lihat Juga :