Biden Perintahkan Pentagon Tarik Pasukan dan Rudal Patriot dari Teluk Persia

Jum'at, 02 April 2021 - 00:12 WIB
loading...
Biden Perintahkan Pentagon...
Presiden AS Joe Biden memerintahkan Pentagon tarik pasukan dan rudal Patriot dari Teluk Persia untuk ditempatkan di tempat lain menghadapi Rusia dan China. Foto/Sputnik
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah memerintahkan Pentagon untuk mulai mencopot sistem anti-rudal Patriot , perangkat keras dan pasukan militer lainnya dari wilayah Teluk Persia dan dapat menempatkannya di tempat lain untuk melawan Rusia dan China . Begitu laporan Wall Street Journal (WSJ) mengutip pejabat AS.

"Pentagon telah memindahkan tiga sistem Patriot keluar dari wilayah tersebut, termasuk satu yang terletak di Pangkalan Udara Pangeran Sultan Arab Saudi. Pentagon juga telah memindahkan kapal induk, sistem pengawasan dan kemampuan militer lainnya keluar dari Timur Tengah," bunyi laporan itu seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (2/4/2021).

Menurut laporan itu, beberapa perangkat keras militer dapat digunakan kembali untuk fokus pada Rusia dan China, dua negara yang dianggap Pentagon sebagai pesaing global utamanya.

Baca juga: Gelar Latihan, Militer China Bersiap Hadapi Intervensi AS di Selat Taiwan

Pejabat AS sedang mempertimbangkan proposal untuk menarik peralatan militer tambahan dari wilayah tersebut, termasuk Terminal High Altitude Area Defense, atau sistem anti-rudal THAAD, drone pengintai, dan baterai antimissile.

"Bagian dari alasan untuk memindahkan peralatan tersebut adalah bahwa Pentagon ingin Arab Saudi memikul lebih banyak beban untuk mempertahankan wilayahnya sendiri," kata laporan itu.

Untuk mencapai tujuan itu, Pentagon telah mengumpulkan "tim macan" pejabat untuk mencari cara untuk membantu kerajaan di Teluk itu untuk melindungi fasilitas dan instalasi minyaknya.

Baca juga: Tweet Aneh STRATCOM AS Bikin Geger, Dikira Kode Peluncuran Bom Nuklir

"Opsi yang sedang dibahas termasuk penjualan pencegat rudal, pembagian data intelijen yang diperluas dan pelatihan militer tambahan," kata laporan itu.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved