Tolak Telepon Menlu AS, Abbas Ingin Bicara Langsung dengan Biden
Kamis, 01 April 2021 - 23:07 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum pemerintahan Trump mulai memperketat ikatan terhadap Palestina pada tahun 2018 karena menolak untuk terlibat dengan upaya perdamaiannya, Amerika Serikat adalah satu-satunya negara donor terbesar untuk Palestina.
AS membayar ratusan juta dolar setahun kepada kreditor Otoritas Palestina, seperti perusahaan utilitas negara Israel tempat orang Palestina membeli air dan listrik. Negara itu juga membiayai pelatihan untuk pasukan keamanan dan banyak proyek infrastruktur.
Washington juga memberikan dana ratusan juta setahun untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa - yang dikenal sebagai UNRWA - yang bertugas mengurus kebutuhan harian ratusan ribu pengungsi Palestina dan keturunan mereka di seluruh Timur Tengah. Pemerintahan Biden telah menyatakan rencananya untuk memulai kembali pendanaan ke UNWRA juga.
“Bantuan yang mendesak dan perlu ini adalah salah satu bagian dari komitmen baru kami untuk rakyat Palestina,” kata Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield ketika dia mengumumkan paket bantuan USD15 juta minggu lalu.
Baca juga: Bahrain Negara Muslim Arab Pertama Tak Kecam Pendudukan Israel terhadap Palestina
“Bantuan tersebut akan membantu orang-orang Palestina yang sangat membutuhkan, yang akan membawa stabilitas dan keamanan yang lebih baik bagi orang Israel dan Palestina. Itu sesuai dengan minat dan nilai-nilai kami, dan sejalan dengan upaya kami untuk memberantas pandemi dan kerawanan pangan di seluruh dunia," tukasnya.
AS membayar ratusan juta dolar setahun kepada kreditor Otoritas Palestina, seperti perusahaan utilitas negara Israel tempat orang Palestina membeli air dan listrik. Negara itu juga membiayai pelatihan untuk pasukan keamanan dan banyak proyek infrastruktur.
Washington juga memberikan dana ratusan juta setahun untuk Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa - yang dikenal sebagai UNRWA - yang bertugas mengurus kebutuhan harian ratusan ribu pengungsi Palestina dan keturunan mereka di seluruh Timur Tengah. Pemerintahan Biden telah menyatakan rencananya untuk memulai kembali pendanaan ke UNWRA juga.
“Bantuan yang mendesak dan perlu ini adalah salah satu bagian dari komitmen baru kami untuk rakyat Palestina,” kata Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield ketika dia mengumumkan paket bantuan USD15 juta minggu lalu.
Baca juga: Bahrain Negara Muslim Arab Pertama Tak Kecam Pendudukan Israel terhadap Palestina
“Bantuan tersebut akan membantu orang-orang Palestina yang sangat membutuhkan, yang akan membawa stabilitas dan keamanan yang lebih baik bagi orang Israel dan Palestina. Itu sesuai dengan minat dan nilai-nilai kami, dan sejalan dengan upaya kami untuk memberantas pandemi dan kerawanan pangan di seluruh dunia," tukasnya.
(ian)
Lihat Juga :