Jenderal Salami: Musuh Tak Bisa Menang Perang Lawan Iran Bahkan dalam Mimpi!

Rabu, 31 Maret 2021 - 14:58 WIB
loading...
Jenderal Salami: Musuh...
Komandan IRGC Iran Mayor Jenderal Hossein Salami. Foto/Tehran Times
A A A
TEHERAN - Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran , Mayor Jenderal Hossein Salami, sesumbar bahwa negara-negara musuh tidak akan bisa menang perang melawan Teheran, bahkan dalam mimpi sekalipun. Dia juga meremehkan sanksi Amerika Serikat (AS), yang menurutnya justru membuat Teheran menjadi lebih mandiri.

Jenderal Salami membanggakan kenangan perang melawan rezim Saddam Hussein di Irak pada tahun-tahun awal Revolusi Islam 1979.

Baca juga: Pastor AS Dibunuh Pria Selingkuhan Istrinya, Sang Istri Juga Terlibat

"Musuh menderita perang militer dan memperhatikan bahwa negara ini mengalahkan musuh bahkan pada awal perang dan itu karena alasan ini," katanya.

"Bahwa tidak ada yang dapat membayangkan aksi militer terhadap Iran dan musuh tidak dapat memenangkan perang militer melawan Iran bahkan dalam mimpi," ujarnya, seperti dikutip dari Tehran Times, Rabu (31/3/2021).

Berbicara di sebuah konferensi untuk memperingati kenangan para martir, jenderal tertinggi itu mengatakan kombinasi iman dan senjata ampuh telah mengubah Iran menjadi negara yang tak terkalahkan.

Komandan IRGC tersebut juga menyoroti sanksi AS terhadap Iran. Dia mengatakan negaranya tidak peduli dengan sanksi dan juga tidak membutuhkan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) 2015, nama resmi dari kesepakatan nuklir Iran.

"Kami tidak peduli dengan sanksi Amerika Serikat dan kami jelas tidak membutuhkan kesepakatan nuklir. Kami telah memilih jalur kedaulatan untuk membuat negara kami lebih kuat," katanya.

"Sanksi harus dibayar mahal, tetapi pengaruhnya terhadap ekonomi kami dengan cepat menyusut. Negara kami menjadi lebih mandiri di banyak bidang, dan musuh tahu bahwa sanksi menjadi kurang efektif setiap hari."

Baca juga: Bakal Latihan Bersama Jepang, Tanda RI Menjauh dari China?

Sementara itu, stasiun televisi pemerintah Iran pada hari Selasa mengutip seorang pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa Iran akan berhenti memperkaya uranium hingga 20 persen jika AS mencabut semua sanksi.

"Pejabat itu mengatakan Teheran akan mengurangi komitmennya di bawah kesepakatan nuklir 2015 jika AS tidak mencabut semua sanksi, memperingatkan bahwa Washington dengan cepat kehabisan waktu," tulis stasiun televisi pemerintah dalam situsnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Hilang Misterius 12...
Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun
Rekomendasi
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved