Pertama di Dunia, Rusia Ciptakan Vaksin COVID-19 untuk Hewan

Rabu, 31 Maret 2021 - 14:50 WIB
loading...
Pertama di Dunia, Rusia...
Rusia menciptakan vaksin COVID-19 pertama di dunia untuk hewan. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
MOSKOW - Rusia telah mendaftarkan vaksin pertama di dunia untuk melawan COVID-19 untuk hewan. Hal itu diungkapkan pengawas keamanan pertanian negara itu Rosselkhoznadzor.

Rusia hingga saat ini sudah memiliki tiga vaksin virus Corona baru untuk manusia, yang paling terkenal adalah Sputnik V . Moskow juga telah memberikan persetujuan darurat kepada dua vaksin lainnya, EpiVacCorona dan CoviVac.

Menurut badan pengawas itu, vaksin untuk hewan, yang dikembangkan oleh satu unit Rosselkhoznadzor, diberi nama Carnivac-Cov.

Baca juga: RI Dorong Kerjasama Pengelolaan Vaksin dengan Jepang

"Uji klinis Carnivac-Cov, yang dimulai Oktober lalu, melibatkan anjing, kucing, rubah Arktik, cerpelai, rubah, dan hewan lainnya," ungkap Wakil Kepala Konstantin Savenkov Rosselkhoznadzor.

"Hasil uji coba memungkinkan kami untuk menyimpulkan bahwa vaksin itu tidak berbahaya dan sangat imunogenik karena semua hewan yang divaksinasi mengembangkan antibodi terhadap virus corona dalam 100 persen kasus," imbuhnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Rabu (31/3/2021).

Badan pengawas itu mengungkapkan bahwa kekebalan bertahan selama enam bulan setelah vaksinasi, tetapi pengembang suntikan terus menganalisis hal ini.

Baca juga: 'Perangi' Nasionalisme Vaksin, Pemimpin Dunia Serukan Perjanjian Pandemi

"Produksi massal vaksin tersebut dapat dimulai paling cepat April," Rosselkhoznadzor menambahkan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Sony Sonjaya Ungkap...
Sony Sonjaya Ungkap 41 Nama Diduga Minta Titik SPPG, Sahroni Khawatir untuk Mengelabui Penyidik
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved