Maduro Nyatakan Siap 'Tukar' Vaksin Covid-19 dengan Minyak

Senin, 29 Maret 2021 - 21:01 WIB
loading...
Maduro Nyatakan Siap...
Presiden Venezuela, Nicolas Maduro mengatakan negaranya siap membayar pengiriman vaksin virus Corona dengan minyak. Foto/REUTERS
A A A
CARACAS - Presiden Venezuela , Nicolas Maduro mengatakan negaranya siap membayar pengiriman vaksin virus Corona dengan minyak. Langkah ini diambil karena Venezuela kekurangan uang sebagai dampak sanksi Amerika Serikat (AS).

"Venezuela memiliki kapal tanker minyak. Kami memiliki pelanggan untuk membeli minyak dari kami," ucap Maduro dalam sebuah pernyataan.Baca juga: Hore! RI Berhasil Amankan 329 Juta Dosis Vaksin Covid-19

"Sebagian produksi minyak kami akan didedikasikan untuk menjamin semua vaksin yang dibutuhkan Venezuela. Minyak untuk vaksin, kami siap melakukannya," ucapnya.

Menurut Maduro, Venezuela mengambil langkah hukum dan yudisial untuk mengeluarkan dana yang dibekukan di rekening publik di luar negeri, untuk membayar vaksin di bawah mekanisme COVAX.

Namun, menurut pemimpin Venezuela itu, seperti dilansir Sputnik pada Senin (29/3/2021), ini hanya akan mencakup 20 persen dari jumlah vaksin yang dibutuhkan.

Maduro mengatakan, skema pembayaran minyak adalah cara kedua untuk menyediakan vaksin bagi seluruh penduduk Venezuela.Baca juga: Ribuan Warga Venezuela Mengungsi ke Kolombia Saat Operasi Militer

Venezuela sendir diketahui telah menerima gelombang pertama vaksin virus Corona buatan Rusia, Sputnik V pada Februari, yang memungkinkan negara itu memulai kampanye vaksinasi massal.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Alex Saab, Eks Menteri...
Alex Saab, Eks Menteri Venezuela Sekutu Maduro, Diusir ke AS untuk Kedua Kalinya
Venezuela Tolak Tawaran...
Venezuela Tolak Tawaran Trump untuk Jadi Negara Bagian ke-51 AS
AS Rebut 13,5 Kg Uranium...
AS Rebut 13,5 Kg Uranium Venezuela, Akan Digunakan Membuat Bom Nuklir?
Pasukan Khusus AS Ditangkap...
Pasukan Khusus AS Ditangkap karena Bertaruh dan Menang Rp7 Miliar dalam Penculikan Maduro
Maduro Diadili di Pengadilan...
Maduro Diadili di Pengadilan AS untuk Kedua Kalinya sejak Diculik Pasukan Khusus Amerika
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
Haaland Cetak Brace,...
Haaland Cetak Brace, Norwegia Paksa Senegal Angkat Koper Lebih Cepat
Berita Terkini
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved