China Peringatkan Perusahaan Asing Tidak Terlibat Dalam Politik Terkait Xinjiang
Senin, 29 Maret 2021 - 19:52 WIB
loading...
Peringatan ini datang setelah perusahaan asing menyuarakan kekhawatiran tentang kerja paksa di Xinjiang, yang memicu reaksi keras dan boikot online di China. Foto/REUTERS
A
A
A
BEIJING - Pejabat China mengatakan perusahaan asing tidak boleh membuat langkah gegabah atau masuk ke dalam ranah politik. Peringatan ini datang setelah H&M menyuarakan kekhawatiran tentang kerja paksa di Xinjiang , yang memicu reaksi keras dan boikot online di China.
"Saya tidak berpikir sebuah perusahaan harus mempolitisasi perilaku ekonominya. Bisakah H&M terus menghasilkan uang di pasar Cina? Tidak lagi," ucap kata Xu Guixiang, juru bicara pemerintah Xinjiang.Baca juga: Hadir di 100 Negara, 50% Cuan Xiaomi Berasal dari Luar China
"Untuk terburu-buru mengambil keputusan ini dan terlibat dalam sanksi tidak masuk akal. Ini seperti mengangkat batu untuk menjatuhkannya di atas kaki sendiri," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (29/3/2021).
Xu kembali menolak tuduhan genosida dan pelanggaran HAM di wilayah tersebut dan menuduh kekuatan Barat terlibat dalam manipulasi politik untuk mengguncang China dengan sanksi tersebut.
"Mereka telah kehilangan akal dan hati nurani mereka. Mereka sangat antusias dengan manipulasi politik dan penyalahgunaan sanksi hingga tingkat yang histeris," tukas Xu.Baca juga: Dianggap Sebar 'Hoaks' Soal Xinjiang, China Sanksi Anggota Parlemen Inggris
"Saya tidak berpikir sebuah perusahaan harus mempolitisasi perilaku ekonominya. Bisakah H&M terus menghasilkan uang di pasar Cina? Tidak lagi," ucap kata Xu Guixiang, juru bicara pemerintah Xinjiang.Baca juga: Hadir di 100 Negara, 50% Cuan Xiaomi Berasal dari Luar China
"Untuk terburu-buru mengambil keputusan ini dan terlibat dalam sanksi tidak masuk akal. Ini seperti mengangkat batu untuk menjatuhkannya di atas kaki sendiri," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Senin (29/3/2021).
Xu kembali menolak tuduhan genosida dan pelanggaran HAM di wilayah tersebut dan menuduh kekuatan Barat terlibat dalam manipulasi politik untuk mengguncang China dengan sanksi tersebut.
"Mereka telah kehilangan akal dan hati nurani mereka. Mereka sangat antusias dengan manipulasi politik dan penyalahgunaan sanksi hingga tingkat yang histeris," tukas Xu.Baca juga: Dianggap Sebar 'Hoaks' Soal Xinjiang, China Sanksi Anggota Parlemen Inggris
Lihat Juga :