Turki Kecam Keras Aksi Brutal Junta Terhadap Demonstran Myanmar

Minggu, 28 Maret 2021 - 23:10 WIB
loading...
Turki Kecam Keras Aksi...
Junta pamer otot saat Hari Angkatan Bersenjata, kemarin, dengan menindak keras para demonstran. Foto/REUTERS
A A A
ANKARA - Turki "mengutuk keras" aksi brutal junta militer terhadap pengunjuk rasa pro-demokrasi di Myanmar. Junta"pamer otot" saat Hari Angkatan Bersenjata, kemarin, dengan menindak keras para demonstran.

"Kami mengutuk keras kekerasan yang berlebihan terhadap warga sipil di Myanmar ini," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (28/3/2021).

"Pada kesempatan ini, kami mengulangi seruan kami untuk mengakhiri tindakan terhadap penduduk sipil tanpa penundaan, pembebasan segera semua pemimpin terpilih, tokoh politik dan warga sipil yang telah ditahan, dan langkah-langkah yang diperlukan untuk diambil untuk kembali ke demokrasi," sambungnya.

Menurut laporan media, kelompok relawan dan saksi pembunuhan, lebih dari 140 orang ditembak mati oleh pasukan keamanan, kemarin. Baca juga: Akhir Pekan Berdarah di Myanmar, 114 Tewas dalam Aksi Protes Damai

"Kami mengikuti dengan keprihatinan bahwa rezim militer di Myanmar semakin meningkatkan penggunaan kekuatan mematikan terhadap warga sipil, mengabaikan seruan komunitas internasional," ujarnya.

Kementerian itu juga mengatakan bahwa Turki "sangat sedih" bahwa jumlah korban sipil tertinggi tercatat pada Hari Angkatan Bersenjata, sebagai akibat dari tindakan yang dilakukan oleh pasukan keamanan. Baca juga: Ikhwanul Muslimin Menerima Mediasi Turki dengan Mesir
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
Karhutla Dominasi Bencana...
Karhutla Dominasi Bencana Alam pada Pekan Ini, BNPB: Dampak Musim Kemarau
Kuasa Hukum Richard...
Kuasa Hukum Richard Lee Sebut Surat Kuasa Pelapor Cacat Hukum
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Membaca Kode Keras dalam...
Membaca Kode Keras dalam 15 Beat yang Muncul saat Kerusuhan Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved