WHO Setuju Lakukan Investigasi Covid-19

Rabu, 20 Mei 2020 - 02:31 WIB
loading...
WHO Setuju Lakukan Investigasi...
Negara-negara anggota WHO sepakat untuk melakukan penyelidikan terhadap pandemi Covid-19. Foto/BBC
A A A
JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sepakat untuk mengadakan penyelidikan sebagai bagian dari respon global terhadap pandemi virus Covid-19. WHO mengadopsi resolusi penyelidikan itu pada pertemuan puncak tahunannya dan mendapat dukungan dari China, tempat virus tersebut pertama kali ditemukan.

Negara-negara anggota WHO sepakat untuk mengadopsi proposal tersebut tanpa keberatan selama pertemuan Majelis Kesehatan Dunia pada Selasa waktu setempat, setelah Uni Eropa dan Australia memimpin seruan untuk penyelidikan independen.

Dikutip dari CNN, Rabu (20/5/2020), bagian dari resolusi yang dianggap kontroversial itu menyerukan proses evaluasi bertahap yang tidak memihak, independen, dan komprehensif yang paling tepat pada saat awal dengan tujuan untuk meninjau pengalaman yang diperoleh dan pelajaran yang diperoleh dari repon kesehatan internasional menanggapi Covid-19 yang terkoordinasi dengan WHO.

Resolusi itu tidak merujuk pada satu negara pun, tetapi sejumlah negara yang menuduh Beijing menahan informasi tentang virus itu yang pertama kali terdekteksi di kota Wuhan, China pada akhir 2019. Amerika Serikat (AS) termasuk didalamnya.

Pada Senin lalu, Presiden China Xi Jinping menyatakan dukungannya terhadap penyelidikan tersebut. Namun ia bersikeras bahwa setiap penyelidikan harus menunggu sampai virus itu berhasil dihentikan.

"Selama ini kami telah bertindak dengan keterbukaan, transparansi, dan tanggung jawab, kami telah memberikan informasi kepada WHO dan negara-negara terkait dengan cara yang paling tepat waktu, kami telah merilis urutan genom pada waktu sedini mungkin, kami telah berbagi pengalaman kontrol dan perawatan dengan dunia tanpa syarat, kami telah melakukan segala daya kami untuk mendukung dan membantu negara-negara yang membutuhkan,"kata Jinping membela tindakan negaranya melalui konferensi video.

Sebelumnya Beijing meluapkan kemarahannya terhadap seruan Australia untuk melakukan penyelidikan, menuduh Canberra melakukan tindakan sangat tidak bertanggung jawab yang dapat mengganggu kerja sama internasional dalam memerangi pandemi dan menentang aspirasi bersama rakyat.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Kunjungi...
Kepala WHO Kunjungi Pusat Wabah Ebola
Disebut Calon Kuat Jadi...
Disebut Calon Kuat Jadi Direktur Jenderal WHO, Menkes Budi: Saya akan Konfirmasi
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
WHO Peringatkan Skenario...
WHO Peringatkan Skenario Nuklir Terburuk di Iran, Rusia Kutuk Serangan Israel
WHO Ungkap Lebih dari...
WHO Ungkap Lebih dari 16.500 Orang di Gaza Butuh Perawatan Medis Mendesak
BPOM dan WHO Perkuat...
BPOM dan WHO Perkuat Kolaborasi Pengawasan Obat dan Makanan
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved