Penembakan Massal Kembali Guncang AS, Biden Dorong Larangan Senjata Serbu
Rabu, 24 Maret 2021 - 01:49 WIB
loading...
Presiden AS Joe Biden mendorong larangan senjata serbu pasca penembakan massal di Colorado. Foto/ABC News
A
A
A
WASHINGTON - Untuk kedua kalinya dalam rentang waktu seminggu Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden , kembali dihadapi oleh permasalahan penembakan massal . Ia pun mendorong larangan senjata serbu dan magasin berkapasitas tinggi.
"Kurang dari seminggu setelah pembunuhan mengerikan delapan orang dan serangan terhadap komunitas AAPI di Georgia, sementara bendera masih berkibar setengah staf untuk tragedi itu, kota lain di Amerika telah terluka oleh kekerasan senjata dan trauma yang diakibatkannya," ujar Biden terkait penembakan di Boulder, Colorado, yang menewaskan 10 orang seperti dikutip dari ABC News, Rabu (24/3/2021).
Ia pun meminta Kongres AS untuk segera mengesahkan undang-undang pengendalian senjata.
Baca juga: Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan King Soopers AS
"Saya tidak perlu menunggu satu menit lagi, apalagi satu jam, untuk mengambil langkah-langkah akal sehat yang akan menyelamatkan nyawa di masa depan, dan untuk mendesak rekan-rekan saya di DPR dan Senat untuk bertindak," kata Biden, mengutip dua RUU yang disahkan di DPR hanya 12 hari yang lalu menutup celah dalam sistem pemeriksaan latar belakang untuk membeli senjata.
"Kurang dari seminggu setelah pembunuhan mengerikan delapan orang dan serangan terhadap komunitas AAPI di Georgia, sementara bendera masih berkibar setengah staf untuk tragedi itu, kota lain di Amerika telah terluka oleh kekerasan senjata dan trauma yang diakibatkannya," ujar Biden terkait penembakan di Boulder, Colorado, yang menewaskan 10 orang seperti dikutip dari ABC News, Rabu (24/3/2021).
Ia pun meminta Kongres AS untuk segera mengesahkan undang-undang pengendalian senjata.
Baca juga: Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Penembakan King Soopers AS
"Saya tidak perlu menunggu satu menit lagi, apalagi satu jam, untuk mengambil langkah-langkah akal sehat yang akan menyelamatkan nyawa di masa depan, dan untuk mendesak rekan-rekan saya di DPR dan Senat untuk bertindak," kata Biden, mengutip dua RUU yang disahkan di DPR hanya 12 hari yang lalu menutup celah dalam sistem pemeriksaan latar belakang untuk membeli senjata.
Lihat Juga :