China Perkuat Kemampuan untuk Serang dan Blokade Taiwan
Sabtu, 20 Maret 2021 - 00:23 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: China Pertajam Ancaman pada Taiwan: Kemerdekaan Berarti Perang
Sedangkan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan Taiwan sudah menjadi negara merdeka bernama Republik China, nama resminya, dan dia akan mempertahankan demokrasi serta kedaulatannya.
Tsai mengawasi program modernisasi militer, termasuk membangun kapal selam, meningkatkan angkatan udara Taiwan, dan mengembangkan rudal jarak jauhnya sendiri.
Baca juga: Taiwan Luncurkan Kapal Perang Canggih, Merasa Mampu Pasok Senjata ke Barat
Tetapi angkatan bersenjatanya dikerdilkan oleh China yang menambahkan jet siluman, kapal induk, dan peralatan canggih lainnya.
Taiwan adalah sumber utama ketegangan antara Beijing dan Washington, pemasok senjata utama pulau itu dan pendukung internasional, serta diangkat dalam pembicaraan tingkat tinggi China-AS di Alaska pada hari Kamis.
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari, telah bergerak untuk meyakinkan Taiwan bahwa komitmennya kepada mereka sangat kuat, terutama setelah China meningkatkan aktivitas militernya di dekat pulau itu tak lama setelah pelantikan Biden.
Sedangkan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen mengatakan Taiwan sudah menjadi negara merdeka bernama Republik China, nama resminya, dan dia akan mempertahankan demokrasi serta kedaulatannya.
Tsai mengawasi program modernisasi militer, termasuk membangun kapal selam, meningkatkan angkatan udara Taiwan, dan mengembangkan rudal jarak jauhnya sendiri.
Baca juga: Taiwan Luncurkan Kapal Perang Canggih, Merasa Mampu Pasok Senjata ke Barat
Tetapi angkatan bersenjatanya dikerdilkan oleh China yang menambahkan jet siluman, kapal induk, dan peralatan canggih lainnya.
Taiwan adalah sumber utama ketegangan antara Beijing dan Washington, pemasok senjata utama pulau itu dan pendukung internasional, serta diangkat dalam pembicaraan tingkat tinggi China-AS di Alaska pada hari Kamis.
Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang mulai menjabat pada 20 Januari, telah bergerak untuk meyakinkan Taiwan bahwa komitmennya kepada mereka sangat kuat, terutama setelah China meningkatkan aktivitas militernya di dekat pulau itu tak lama setelah pelantikan Biden.
(ian)
Lihat Juga :